Senin, 30/11/2020 03:17 WIB

Polisi Amankan 9 Mahasiswa Setelah Aksi Ricuh di Labuhanbatu

Demo mahasiswa dan Buruh di Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu berakhir ricuh.

Aksi Unjuk rasa Mahasiswa dan Buruh

Labuhanbatu, Jurnas.com - Demo mahasiswa dan Buruh di Gedung DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (8/10/2020) berakhir ricuh. Sebanyak 9 Mahasiswa diamankan Polisi.

Adapun kesembilan mahasiswa yang diamankan antara lain, Indra gunawan,  reza kurniawan, Olia Fahmi, Kendi, Al fauzan, Robi romansa, Edi Suprayogi, Joko Prianto dan Alvin.

Sedangkan Kasat Intel Polres Labuhanbatu AKP Edi Hutahuruk terluka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Bentrokan itu terjadi setelah ratusan mahasiswa dan buruh tidak puas dengan penjelasan Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim, Lantaran semua pimpinanan DPRD labuhanbatu tidak menemui massa.

“Kami setuju menandatangani tuntutan massa, ada 4 pimpinan di kantor ini, hanya satu yang tidak hadir. Dan karena 3 setuju, maka kami siap menandatangani tuntutan adik-adik mahasiswa,” ucap Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Fraksi Partai Gerindra Abdul Karim.

Mendengar penjelasan itu, massa tidak terima dan bentrokan tidak dapat dihindari. Kemudian 1 unit mobil water canon diturunkan yang dibalas aksi massa melemparkan batu, dan botol air mineral ke arah polisi yang berjaga.

Selanjutnya, Polisi membubarkan massa dan menghententikan aksi unjuk rasa.

Hingga saat malam hari, polisi masih berjaga-jaga. Sedangkan massa masih berkumpul di Masjid Agung Rantauprapat.

TAGS : Demo Buruh Labuhanbatu




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :