Kamis, 22/10/2020 13:09 WIB

Tanpa Disadari, Benda ini Membuang Percuma Jutaan Galon Air Perharinya

berdasarkan penelitian dari proyek “Waterwise” oleh kelompok konservasi di Inggris, Toilet duduk modern cenderung malah menghabiskan air secara percuma secara masif.

Toilet duduk modern dengan konsep dua tombol (dual-flush)

jurnas.com – Toilet duduk modern merupakan jenis toilet yang paling diminati ketimbang toilet jongkok dan duduk tradisional, khususnya pada masyarakat perkotaan saat ini. Lebih nyaman, mudah digunakan untuk lansia & praktis saat menyiramnya hanya dengan sentuhan tombol menjadi alasan banyak orang memilih jenis toilet seperti ini.

Pada awalanya inovasi dan tujuan penciptaan tangki serta sistim penyiraman toilet tipe duduk ini didesain dalam rangka untuk menghemat air yang terbuang. Namun ternyata, berdasarkan penelitian dari proyek “Waterwise” oleh kelompok konservasi di Inggris, Toilet duduk modern cenderung malah menghabiskan air secara percuma secara masif.

Ironinya, tingkat keborosan air ternyata ada pada toilet duduk yang mengusung inovasi dua tombol penyiraman (dual-flush). Hal ini tentu menjadi ironi mengingat toilet dengan tipe tersebut diciptakan untuk menghemat air.

Hal ini didapat berdasarkan studi, bahwa banyak orang yang dibuat “bingung” dengan tombol tersebut, banyak yang salah menekan tombol penyiraman atau bahkan menekan kedua tombol secara bersamaan.

Kebocoran juga menjadi penyebab pemborosan air yang terjadi, 5 sampai 8% toilet di Inggris mengalami kebocoran, rata-rata secara dominan toilet dengan konsep dual-flush yang mengalami kebocoran. Tingkat kebocoran mencapai 88 juta galon air perharinya di Inggris saja.

Menurut Andrew Tucker, manajer penghematan air di Thames Water mengatakan ; Tingkat kebocoran yang terjadi juga memperkuat pemborosan air pada jenis toilet tersebut, karena banyak model toilet dual-flush airnya mengalir begitu saja secara terus menerus, pemborosan air menjadi lebih tinggi ketimbang penghematan air yang harusnya dilakukan jenis toilet tersebut.”

“volume air yang terbuang setiap harinya terus meningkat, mengingat banyak orang yang mulai mengganti toilet tradisional mereka dengan model tersebut & makin banyak rumah warga yang dibangun” tambah Andrew.

Pada dasarnya apabila digunakan secara tepat, toilet model dual-flush ini dapat menghemat kebocoran sampai 68% dibanding model toilet duduk dengan aliran air konvensional.

Namun permasalahannya, para ahli menyatakan bahwa toilet duduk dengan model dual-flush ini rentan akan kebocoran. Toilet duduk tradisional (tombol samping), menggunakan sistim penyedotan air (shipon system), tuas memaksa air dengan volume tinggi turun menuju tabung pembuangan, saat udara mengisi tabung penyedotan, air akan terhenti.

Rata-rata toilet duduk model dual-flush menggunakan katup pembuangan, yang mengandalkan gaya gravitasi untuk mengalirkan air kebawah. Namun masalahnya katup pembuangan toilet model ini rentan tertahan oleh benda asing dan pembentukan mineral dari air sehingga akan terus terbuka dan membuang air.

Andrew menambahkan ; “jika anda serius terhadap masalah pemborosan air dan ingin bertindak, salah satu cara adalah dengan menukar kembali toilet model dual-flush anda dengan model shipon lama”.

“Meskipun toilet duduk jenis lama (shipon) cenderung lebih mahal saat ini ketimbang toilet model dual / lower flush, banyak masyarakat yang yakin mereka akan menghemat biaya pengeluaran air kedepannya dalam jangka panjang.”

Jadi, perhatikan kebocoran toilet kalian ya guys, sebelum tagihan air membengkak kedepannya.

 

TAGS : Toilet Waterwise Dual-flush




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :