Senin, 21/09/2020 03:42 WIB

Turki Uji Coba Fase III Vaksin Virus Corona China

Vaksinasi flu selama kehamilan aman bagi ibu dan anak-anak, sebuah studi baru ditemukan. Foto milik HealthDay News

Istanbul, Jurnas.com - Pemerintah Turki memulai uji coba Fase III terakhir dari vaksin virus corona (COVID-19) eksperimental China pada Rabu (16/9).

Penyiar CNN Turk dan Haberturk mengatakan, vaksin akan diberikan kepada antara 1.200-1.300 petugas kesehatan selama 10 hari dan dosis kedua akan diberikan 14 hari setelah yang pertama. Kemudian, hasil uji coba akan dikirim ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kandidat vaksin tersebut nantinya akan diberikan kepada relawan dengan penyakit kronis, dengan tujuan untuk memvaksinasi 13.000 orang, kata penyiar.

Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca akan mengadakan konferensi pers hari ini. Minggu lalu, ia menatakan, pekerjaan Fase III telah dimulai pada kandidat vaksin China, serta yang lain yang dikembangkan oleh Pfizer.

Penggunaan Rusia untuk melakukan uji coba Fase III di Turki untuk vaksin eksperimental sedang dievaluasi dan keputusan kemungkinan akan dibuat minggu ini, katanya.

China memberikan vaksin COVID-19 eksperimental kepada puluhan ribu warganya, menarik minat internasional, meskipun para ahli mengkhawatirkan keamanan obat-obatan yang belum menyelesaikan pengujian standar.

China meluncurkan program penggunaan darurat vaksin pada Juli, menawarkan tiga suntikan eksperimental yang dikembangkan oleh unit raksasa farmasi negara China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Biotech yang terdaftar di Amerika Serikat (AS).

Vaksin COVID-19 keempat yang sedang dikembangkan oleh CanSino Biologics telah disetujui untuk digunakan oleh militer China pada bulan Juni.

Haberturk mengatakan kandidat vaksin yang diujicobakan di Turki dikembangkan oleh Sinovac. (Reuters)

TAGS : Turki Vaksin COVID-19 Fahrettin Koca Vaksin China




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :