Rabu, 21/10/2020 18:11 WIB

Bawa Munich ke Final, Pelatih Nigeria Puji Hansi Flick

Pelatih tim nasional Nigeria, Gernot Rohr memuji pencapaian manajer Bayern Munich Hansi Flick di Liga Champions.

Pelatih Bayern Munich Hansi Flick (Foto: Twitter)

Berlin, Jurnas.com - Pelatih tim nasional Nigeria, Gernot Rohr memuji pencapaian manajer Bayern Munich Hansi Flick di Liga Champions.

Menurut dia, keberhasilan Flick mengantarkan The Bavarians ke partai puncak pantas mendapatan penghargaan dan kehormatan yang besar.

Apalagi Munich menjadi pusat perhatian setelah mengandaskan sekaligus menyingkirkan Barcelona dengan skor telak 8-2 di perempat final.

Munich juga menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan dalam kompetisi, memenangkan semua pertandingan sejak fase grup, dan juga tim dengan gol terbanyak di turnamen musim ini dengan 42 gol. 15 gol dicetak oleh Robert Lewandowski, dan sembilan gol dari Serge Gnabry.

"Apa yang telah dicapai Hansi Flick dalam beberapa bulan terakhir sangat besar. Dia mengubah tim, hampir dari satu hari ke hari berikutnya," kata Rohr dikutip dari Goal pada Minggu (23/8).

"Itu patut dihormati. Beberapa pemain seperti Thomas Muller dalam kondisi sangat baik lagi. Penghargaan untuk Flick," sambung dia.

"Serangan kuat dengan Robert Lewandowski dan Serge Gnabry, keduanya fantastis di depan gawang, dan ada juga beberapa (pemain) Prancis di Bayern, yang menurut saya sangat menyenangkan."

Bayern menjadi tim Jerman terkemuka di Eropa, dengan lima gelar, yang terakhir datang pada 2013 ketika mereka mengalahkan rival sekota Borussia Dortmund di Wembley.

Tim tersebut juga memenangkan rekor Bundesliga ke-30 dan kedelapan berturut-turut serta Piala Jerman.

Rohr berpendapat bahwa klub Jerman lainnya seperti RB Leipzig yang mencapai semifinal untuk pertama kalinya sebelum kalah dari PSG, mengejar ketajaman Bayern, dan manajer juga menyoroti peningkatan yang dilakukan oleh tim Prancis di kompetisi utama Eropa.

"Bavaria selalu menjadi yang terdepan di Eropa, dan RB Leipzig serta Borussia Dortmund juga bisa bertahan di sana," lanjutnya.

"Dengan (Bayer) Leverkusen dan (Borussia) Gladbach, tim lain tidak jauh lagi. Prancis kini menjadi berita utama yang positif bersama PSG dan Lyon. Itu penting karena setelah musim berakhir di bulan Maret ada kekecewaan besar. Sejak itu, kedua klub telah fokus sepenuhnya pada Liga Champions," sambung dia.

Rohr juga memberikan beberapa saran bagaimana Bayern bisa menghentikan ancaman ofensif PSG yang terdapat pada Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel Di Maria.

"Ini adalah nama-nama besar yang menyerang. Neymar dan Mbappe harus diganggu saat mengontrol bola agar mereka tidak bisa berbelok," saran dia.

"Anda harus selalu dekat dengan mereka, idealnya dengan beberapa pemain. Secara keseluruhan, akan baik bagi Bayern untuk tidak memiliki pertahanan yang tinggi seperti terakhir kali, tapi Flick pasti juga menyadari itu," tandas Rohr.

TAGS : Hansi Flick Final Liga Champions Bayern Munich




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :