Jum'at, 25/09/2020 03:10 WIB

Jokowi Harap Pilkada 2020 Berkualitas dan Aman Covid-19

Pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 diharapkan tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran virus Covid-19.

Presiden Joko Widodo

Jakarta, Jurnas.com - Pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 diharapkan tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran virus Covid-19.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas soal `Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak` seperti disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (5/8).

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan pilkada.

"Sehingga nantinya tidak menimbulkan klaster baru atau gelombang baru dari Covid yang kontraproduktif," kata Jokowi.

Selain berjalan secara demokratis, langsung umum bebas rahasia (Luber), kata Jokowi, pelaksanaan Pilkada serentak mendatang juga harus mengedepankan protokol kesehatan. Hal itu guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 saat pesta demokrasi berlangsung.

"Dua hal yang menjadi tekanan utama bahwa Pilkada 2020 ini harus semakin berkualitas dan aman Covid sehingga aspek kesehatan, keselamatan petugas, peserta, dan tentu pemilih harus menjadi prioritas," kata Jokowi.

Jokowi menerangkan, pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) di tengah pandemi Covid-19 juga berlangsung di sejumlah negara, yakni Singapura, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan. Atas dasar itu, Jokowi berharap pelaksanaan Pilkada 2020 tetap memberi rasa aman bagi masyarakat.

"Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberi rasa aman dan kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik," tuturnya.

TAGS : Presiden Jokowi Rapat Kabinet Pilkada 2020 Covid-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :