Selasa, 29/09/2020 20:36 WIB

Yaman Targetkan Pangkalan Militer Saudi

Pasukan Yaman menargetkan situs-situs strategis Saudi, termasuk pangkalan militer dan fasilitas minyak

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengatakan serangan udara menewaskan sedikitnya 40 orang. File Foto oleh Yahya Arhab / EPA-EFE

Jakarta, Jurnas.com - Pasukan Yaman menargetkan situs-situs strategis Saudi, termasuk pangkalan militer dan fasilitas minyak, oleh satu skuadron drone tempur yang diproduksi di dalam negeri dan rudal balistik.

Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan, Kamp militer Tadaween di Marib menjadi sasaran selama pertemuan komandan militer Saudi dengan tentara bayaran, membunuh dan melukai belasan dari mereka.

"Situs militer lainnya menjadi sasaran di bandara Abha, Jizan, dan Najran," ujarnya dilansir mehrnews, Senin (13/07).

Dia menambahkan bahwa fasilitas minyak raksasa di zona industri di Jizan tepat sasaran.

Saree menambahkan bahwa operasi militer dijalankan dengan rudal balistik yang sangat akurat, dan sejumlah besar drone

"Tekad kami dalam pertahanan sah Yaman sampai kebebasan dan kemerdekaan tercapai," tegasnya.

Menurut laporan sebelumnya pada hari Minggu, empat rudal balistik Yaman dan tujuh drone yang sarat dengan bahan peledak mencapai sasaran yang ditentukan di kota Khamis Mushait di provinsi barat daya Asir dan Abha, ibu kota Asir.

Laporan itu menambahkan bahwa pangkalan udara Raja Khalid di Khamis Mushait dan Bandara Internasional Abha menjadi sasaran selama serangan balasan itu.

Namun koalisi yang dipimpin Saudi, mengklaim pada hari Senin bahwa mereka telah mencegat dan menghancurkan roket dan drone. Koalisi tidak melaporkan adanya korban.

Serangan itu terjadi setelah jet tempur Saudi pada hari Minggu memukul distrik Washhah di Hajjah, menewaskan sepuluh warga sipil dan dua lainnya terluka.

TAGS : Pasukan Yaman Militer Saudi




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :