Senin, 28/09/2020 09:20 WIB

Pentingnya Kegiatan Variatif untuk Anak di Rumah

Psikolog perkembangan Universitas Gadjah Mada, Dr. Aisah Indati menyarankan orang tua memilih kegiatan yang bervariatif untuk anak di rumah, selama masa pandemi Covid-19.

Kegiatan anak di platform konferensi video (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Psikolog perkembangan Universitas Gadjah Mada, Dr. Aisah Indati menyarankan orang tua memilih kegiatan yang bervariatif untuk anak di rumah, selama masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, kegiatan belajar di rumah selama empat bulan terakhir sering kali membuat anak-anak terjebak dalam kebosanan. Apalagi, anak belum bisa memilih aktivitas yang sesuai dengan kemauan dan kebutuhannya.

"Untuk itu, perlu dibuatkan skema kegiatan yang bervariasi dimana kegiatan tersebut dapat berupa kegiatan yang bersifat kognitif, afektif, sosial, maupun psikomotorik, yang disesuaikan dengan usia anak," kata Aisah pada Jumat (10/7).

Kegiatan yang bersifat kognitif bagi anak, lanjut Aisah, di antaranya mengingat cerita atau pengalaman yang pernah dilakukan anak.

Kemudian kegiatan yang sifatnya mengasah afeksi anak, berupa menyanyi, menari, maupun bermain peran (role play) bersama orang tuanya.

Sementara kegiatan menggambar dan mewarnai, bermain puzzle, merupakan kegiatan yang bisa memadukan unsur psikomotorik dan sosial.

"Orang tua harus bisa bijak, dengan memilih jenis kegiatan yang sesuai dengan umur dan kebutuhannya, sayangi mereka di mana perhatian itu sangat dibutuhkan dimasa saat ini," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, kegiatan menggambar dan mewarnai dipercaya dapat merangsang perkembangan emosional dan sosial. Sebab, apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh anak lebih mudah tersalurkan ketimbang komunikasi verbal.

Ditekankan oleh Public Relations Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Andri Kurniawan, kegiatan menggambar dan mewarnai juga dinilai sangat baik untuk membangun kreativitas anak.

Dan apabila dilakukan secara bersama-sama orang tua, akan menjadi kegiatan mengasyikan dan dapat membangun kembali ikatan antara orang tua dan anak.

Atas dasar itu, lanjut Andri, Faber-Castell mengadakan banyak kegiatan workshop kreatif yang dilakukan secara daring, baik yang diperuntukan bagi individu maupun sekolah, dengan materi-materi yang dapat dinikmati kategori usia pelajar maupun dewasa.

"Materi tersebut dapat diakses melalui sosial media Faber-Castell di Instagram @fabercastell_ID maupun Facebook @FaberCastellCreativeKids," ungkap Andri Kurniawan.

Andri menambahkan, saat ini sekolah masih diliburkan, dan kegiatan tatap muka pada tahun ajaran baru mendatang mungkin saja sangat dibatasi, sehingga program yang kami tawarkan bisa menjadi alternatif bagi siswa dan para tenaga pengajar.

Untuk pemateri, Andri menyebut Faber-Castell telah bekerja sama dengan para praktisi seni baik lokal maupun luar negeri, dan juga praktisi Art Therapist untuk berbagi pengalaman dan keilmuannya.

"Hal ini tentunya menjadi bagian komitmen kami sebagai Creative Companion Life," tandas Andri.

TAGS : Orang Tua Parenting Faber-Castell Belajar dari Rumah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :