Jum'at, 27/11/2020 06:31 WIB

Menteri PUPR Dukung Menteri Syahrul Sukseskan Food Estate

Food estate akan fokus di 165 ribu hektare di eks pengolahan lahan gambut (PLG) di antara sungai Kapuas dan Barito. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di sela konferensi pers bersama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Kantornya, Jumat (7/3).

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung food estate gagasan Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan dilaksanakan di Kalimantan Tengah dalam rangka meningkatkan produksi dan menjaga ketahanan pangan nasional.

"Pak Mentan Syahrul ditugaskan Presiden memperiapakn food estate ini agar berjalan dengan baik. Jadi kami saling berkoordinasi supaya yang direncakan bisa berhasil," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pada konferensi pers bersama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Kantornya, Jumat (7/3).

Food estate akan fokus di 165 ribu hektare di eks pengolahan lahan gambut (PLG) di antara sungai Kapuas dan Barito. Namun, menurut Basuki walaupun namanya PLG, tapi yang 145 ribu merupakan tanah alluvial.

Sementara itu, Syahrul menjelaskan bawah pertemuan ini bertujuan untuk melaksanakan program-program prioritas antar kementerian di kabinet kerja sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo kami saling kompak di kabinet. Insyaallah kami siap, setelah Kemen PUPR mempersiapkan water managmennya, tinggal Kementan yang melakukan budidayanya hingga selesai," katanya.

Sekanjutnya, Syahrul mengatakan, dalam proses pengerjaan sektor pertanian, sumber air menjadi sangat penting untuk mengaliri semua sawah. Oleh karena itu, Mentan berharap KemenPUPR dapat mengurus irigasi dan persiapan lainnya.

"Setelah irigasi tersedia, kami akan melakukan pembudidayaan untuk mempersiapkan prasarana, petaninya, bibi-benih, pupuk, dan obat-obatan yang dibutuhkan," katanya.

Sejau ini, kata Syahrul, pihaknya juga sudah mempersiapkan jenis benih yang akan dipakai pada program food estate. Adapun benih yang digunakan bukanlah benih uji coba, melainkan benih yang sudah tervalidasi akan kualitasnya.

"Sehingga benih ini akan menghasilkan produksi yang berkualitas. Yang pasti kita akan intervensi sampai ke pengolahan sawahnya dengan pertanian yang modern," katanya.

Sekadar diketahui, selain Kemen PUPR, kegiatan food estate juga didukung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Pertahanan serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

TAGS : Kinerja Menteri Pertanian Kemen PUPR Kementerian Pertanian Food Estate Kalimantan Tengah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :