Jum'at, 04/12/2020 11:40 WIB

Covid-19 19 Mei 2020: 4.467 Sembuh, 18.496 Positif, 1.221 Meninggal

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Vaksin virus corona Italia memiliki antibodi yang dihasilkan pada tikus yang bekerja pada sel manusia, menurut tes yang dilakukan di Rumah Sakit Spallanzani, penyakit menular Roma. (File foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per Selasa (19/5) pukul 12.00 WIB bertambah 486 orang. Dengan demikian kini total keseluruhan menjadi 18.496.

Sedangkan pasien sembuh menjadi 4.467 setelah ada penambahan 143 orang, dan kasus meninggal menjadi 1.221 dengan penambahan 30 orang.

"Pasien Konfirmasi COVID-19 ada kenaikan sebanyak 486 orang sehingga menjadi 18.496 orang. Sembuh meningkat 143 orang sehingga menjadi 4.467 orang. Kasus meninggal naik 30 orang sehingga menjadi 1.221 orang," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto di Jakarta, pada Selasa (19/5).

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, lima provinsi dengan angka kasus positif terbanyak adalah Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 6.155, disusul Jawa Timur sebanyak 2.377, Jawa Barat 1.700, Jawa Tengah 1.175, Sulawesi Selatan 1.064, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 18.496 orang.

Kemudian untuk sebaran kasus sembuh dari 34 provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.329, kemudian Jawa Barat 411, Jawa Timur sebanyak 375, Sulawesi Selatan 358, Bali 267, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 4.467 orang.

TAGS : Virus Corona Data Terakhir Covid-19 di Indonesia




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :