Kamis, 21/01/2021 00:23 WIB

Muslim California Tetap Terhubung Imam Masjid Selama Ramadan

Idenya adalah untuk membantu komunitas Muslim di seluruh negara menjaga praktik spiritual dan koneksi mereka satu sama lain kuat dan berkembang, meskipun terkurung di rumah mereka.

Rewawan mendistribusikan makanan kepada masayarakat yang membutuhkan di luar masjid dan pusat budaya di Amerika Serikat selama Ramadan pada 24 April 2020 di New York City. (Foto: AFP)

California, Jurnas.com - Untuk memutus mata rantai penyakit virus corona (COVID-19) selama bulan suci Ramadan, satu-satunya orang yang memiliki akses ke masjid adalah imam. Tetapi, bagi banyak Muslim di California, ibadah masih dapat diakses melalui layanan daring.

"Akan ada program harian sekitar waktu Isya di mana orang dapat mendengar adzan daring," kata Imam dan Direktur Islamic Center San Diego East County, Saad Elarkandegwy.

"Akan ada ceramah singkat setiap hari, doa harian, di mana orang dapat mengatakan `aameen` dan terhubung dengan imam dan satu sama lain secara daring. Dan setelah itu, kami juga akan mendorong anggota masyarakat sebagai keluarga untuk terus maju dan berdoa sendiri dengan doa Taraweeh," sambungnya.

Idenya adalah untuk membantu komunitas Muslim di seluruh negara menjaga praktik spiritual dan koneksi mereka satu sama lain kuat dan berkembang, meskipun terkurung di rumah mereka.

"Ramadhan yang akan datang ini akan sangat berbeda. Jadi masjid akan tetap ditutup," kata Imam Taha Hassan.

"Tidak akan ada iftar bersama. Tidak akan ada salat Taraweeh. Tidak akan ada kompetisi Alquran seperti biasanya. Ini akan sangat sulit bagi komunitas kami menerima situasi ini, tetapi pada saat yang sama kami mencoba mengganti program ini dengan virtual," tambahnya.

Dalam semangat Ramadan, masjid menerima sumbangan yang akan menguntungkan program menyediakan makanan dan kebutuhan pokok lainnya bagi mereka yang membutuhkan sejak hari pertama pandemi corona.

"Sebagai Muslim, tugas kami adalah mengulurkan tangan dan membantu semua orang, terutama pada saat ini," ujar Hassan.

"Dan kami akan terus melakukan ini selama kami menerima sumbangan dari anggota masyarakat, kami akan terus melayani orang-orang selama kami bisa," sambungnya. (Arab News)

TAGS : Virus Corona Muslim California Ibadah Daring




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :