Kamis, 28/05/2020 08:52 WIB

Israel Tangkap Gubernur Yerusalem

Penangkapan Ghaith terjadi dua hari setelah pasukan Israel menangkap Menteri Urusan Palestina Yerusalem Fadi Al-Hadami

Gubernur Yerusalem Adnan Ghaith (R ke 3) terlihat setelah pengadilan Israel pada hari Minggu memerintahkan pembebasannya di Yerusalem pada 2 Desember 2018

Jakarta, Jurnas.com - Polisi Israel menahan Gubernur Yerusalem Adnan Ghaith pada Minggu (05/04) waktu setempat.

Sebuah video yang dirilis oleh Pusat Informasi Wadi Hilweh yang berbasis di Yerusalem menunjukkan polisi dengan paksa menahan Ghaith dari rumahnya di lingkungan Silwan di Yerusalem.

Dilansir Middleeast, Ghaith telah ditahan beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir. Alasan di balik penahanan itu masih belum jelas dan polisi Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Pada bulan Februari, otoritas pendudukan Israel melarang Adnan Ghaith memasuki Tepi Barat selama enam bulan dan dari berkomunikasi dengan Otoritas Palestina (PA), meskipun menjadi gubernur PA.

Dia sebelumnya ditangkap oleh pasukan Israel pada Oktober 2019, dan sekali lagi pada November 2019.

Penangkapan Ghaith terjadi dua hari setelah pasukan Israel menangkap Menteri Urusan Palestina Yerusalem Fadi Al-Hadami pada hari Jumat karena diduga melanggar larangan Israel terhadap kegiatan politik Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki.

Kementerian Urusan Yerusalem mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa polisi Israel menggerebek rumah menteri di lingkungan Silwan di Yerusalem dan membawanya ke tahanan.

Komite Eksekutif PLO Hanan Ashrawi menuduh pendudukan Israel merusak upaya Palestina dalam pertempuran melawan virus corona , merujuk pada eskalasi Israel terhadap pejabat Palestina di Yerusalem, termasuk penahanan berulang-ulang terhadap Menteri Yerusalem Fadi Al-Hadami .

Yerusalem tetap menjadi jantung dari konflik Timur Tengah yang telah berlangsung beberapa dasawarsa, dengan warga Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur - yang diduduki oleh Israel sejak 1967 - suatu hari nanti dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina.

Hukum internasional terus memandang Yerusalem Timur, bersama dengan seluruh Tepi Barat, sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua pembangunan pemukiman Yahudi di sana sebagai ilegal.

TAGS : Gubernur Yerusalem Pemerintah Israel




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :