Jum'at, 05/06/2020 03:50 WIB

Cegah Penyebaran Virus Corona, Presiden Duterte Umumkan Filipina Sementara Dikunci

Sementara pertemuan massal akan dilarang selama periode tersebut, transportasi umum di dalam kota Manila akan tetap beroperasi. Sekolah-sekolah ditunda hingga April.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menunjukkan dokumen selama konferensi pers di Istana Malacanang di Manila pada 19 November 2019. (Foto: AFP)

Manila, Jurnas.com -  Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengumumkan, melarang segala perjalanan darat, laut dan udara domestik dari dan ke kota Manila, untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Perjalanan darat, laut dan udara domestik ke dan dari kota Manila akan ditangguhkan mulai jam 12 tengah malam pada 15 Maret 2020 hingga 14 April 2020,"  kata Duterte pada Kamis (12/3) malam.

Untuk menghindari penggunaan kata mengunci (lockdown), Duterte menyebut langkah itu sebagai karantina masyarakat.

"Kami tidak ingin menggunakan istilah itu (dikunci) karena itu memicu rasa takut. Tapi ini terkunci. Tidak ada perebutan kekuasaan di sini. Larangan itu hanya masalah melindungi dan membela Anda (publik) dari COVID-19," katanya.

Kota Manila terdiri dari 16 kota, yaitu Manila, Kota Quezon, Caloocan, Las Pinas, Makati, Malabon, Mandaluyong, Marikina, Muntinlupa, Navota, Paranaque, Pasay, Pasig, San Juan, Taguig, dan Valenzuela,  dan kotamadya Pateros. Populasi wilayah ini lebih dari 12 juta.

Sementara pertemuan massal akan dilarang selama periode tersebut, transportasi umum di dalam kota Manila akan tetap beroperasi. Sekolah-sekolah ditunda hingga April.

Dengan serangkaian langkah-langkah yang disarankan untuk sektor publik dan swasta, Duterte mengatakan mereka akan tunduk pada pemantauan dan penilaian ulang setiap hari oleh Satuan Tugas Antar-Lembaga untuk Manajemen Penyakit Menular yang Muncul (IATF-EID).

"Krisisnya sangat, sangat jelas.  COVID-19 menyebar ke seluruh penjuru negeri," kata Duterte, ketika mendesak anggota masyarakat untuk tidak panik dan mempraktikkan jarak sosial.

Sekretaris Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Filipina, Eduardo Ano menjelaskan dalam sebuah wawancara radio bahwa sementara perjalanan dilarang masuk dan keluar dari Metro Manila, bukan dikunci secara total.

"Kami hanya membatasi pergerakan masuk dan keluar dari Metro Manila karena kami ingin mencegah penyebaran virus," katanya, menambahkan bahwa mereka yang bekerja di Metro Manila yang tinggal di luar wilayah ibukota akan diizinkan masuk.

Duterte sendiri diuji untuk virus corona pada Kamis sore, karena beberapa anggota kabinetnya melakukan karantina sendiri setelah paparan pada orang yang terinfeksi.

Sekarang ada 52 kasus virus corona yang dikonfirmasi di Filipina. Departemen Kesehatan telah meningkatkan jumlah kematian akibat virus menjadi lima. (Arab News)

TAGS : Kinerja Menteri Tenaga Kerja Virus Corona Presiden Filipina Rodrigo Duterte Cegah Virus Corona




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :