Senin, 06/04/2020 03:50 WIB

WHO Minta Indonesia Tetap Waspa Virus Corona

Kolaborasi global dalam menangani virus yang simbolkan COVID 19 bukan saja untuk mengatasi penyebaran virus ini dalam jangka pendek, namun juga untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus sejenis dalam jangka panjang.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno L.P Marsudi menemui Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus di sela High Level Segment Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Sesi ke-43, di Jenewa, Senin 24 Februari 2020. (Foto: Kemenlu)

Jenewa, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno L.P Marsudi dan  Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom  Ghebreyesus membahas situasi global penyebaran virus corona yang semakin memprihatinkan.

"Koordinasi dan kolaborasi global dalam menangani penyebaran virus corona sangat penting untuk mengontrol dan mengatasi penyebaran virus tersebut," kata Retno di sela High Level Segment Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Sesi ke-43, Senin (24/2).

Kolaborasi global dalam menangani virus yang simbolkan COVID 19 bukan saja untuk mengatasi penyebaran virus ini dalam jangka pendek, namun juga untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus sejenis dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Retno menyampaikan perkembangan penanganan COVID 19 di Indonesia. "Hingga saat ini menurut data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, belum ada kasus individu yang positif terjangkit virus ini di Indonesia." katanya.

Retno juga menjelaskan upaya Pemerintah RI dalam mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah yang terjangkit COVID 19 di beberapa negara.

Selain itu, Retno menyampaikan dukungan terhadap strategi respon darurat yang dilakukan WHO selama ini, dan berharap WHO dapat berbagi keahlian dalam penanggulangan COVID 19 sebagaimana dilakukan di negara lain.

Tak lupa, perempuan kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 27 November 1962 itu juga menyampaikan hasil pertemuan ASEAN-China Special Meeting on Corona virus di Vientiane, Laos, 20 Februari 2020 lalu.

"Pertukaran informasi sebagai salah satu bentuk koordinasi penanganan COVID 19 sangat esensial untuk mencegah merebaknya virus Corona," ujar Retno.

Dirjen WHO berpesan agar Indonesia terus siaga terhadap penyebaran COVID 19, walaupun hingga saat ini belum terdeteksi WNI yang terjangkit COVID 19 di Indonesia.

Tedros mengapresiasi peran Indonesia sebagai Ketua Forum Foreign Policy for Global Health (FPGH), yang mengusung tema "Affordable Healthcare for All". Tema ini mendukung tercapainya Universal Health Coverage yang merupakan salah satu prioritas Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDG 2030).

Di sela pertemuan tersebut, Retno menyampaikan undangan kepada Tedros untuk hadir pada FPGH Ministerial Retreat, 9-10 Juli 2020 di Bali, sebagai salah satu inisiatif Indonesia sebagai Ketua FPGH 2020.

Tedros pun menyambut baik dan dan siap membantu keketuaan Indonesia.

TAGS : Retno L.P Marsudi Tedros Adhanom Ghebreyesus Virus Corona




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :