Kamis, 01/10/2020 00:49 WIB

Repatriasi 600 Eks-Kombatan ISIS, Relawan ARJ Siapkan Demo Penolakan

Repatriasi terhadap 600 orang mantan kombatan ISIS mendapat penolakan keras dari Aliansi Relawan Jokowi (ARJ).

Penanggungjawab ARJ Haidar Alwi

Jakarta, jurnas.com - Rencana Pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin untuk memulangkan (repatriasi) terhadap 600 orang mantan kombatan ISIS mendapat penolakan keras dari organ relawan Aliansi Relawan Jokowi (ARJ).

ARJ merupakan kumpulan dari ratusan organ relawan di bawah penanggung jawab Haidar Alwi. Sosok ini dikenal sebagai tokoh anti radikalisme yang selalu menyerukan toleransi dan kebhinnekaan.

"Repatriasi eks kombatan ISIS itu kebijakan ngawor," ujar Haidar Alwi suatu ketika.

Sementara itu, Ketum Relawan Foreder (anggota ARJ) Aidil Fitria mengatakan kesiapannya turun ke jalan untuk melakukan aksi penolakan.

"Kami akan turun kejalan. Sebab sudah jelas, organ-organ yang tergabung di ARJ tidak terima jika 600 Ex WNI Anggota ISIS kembali ke Indonesia," ujar Aidil Fitri, Ketum Organ Relawan Foreder, Senin (10/2/2020).

Ia menjelaskan, sudah ada lebih dari 50 organ relawan anggota ARJ yang siap melakukan aksi penolakan.

Bahkan, jelas Aidil, massa para relawan akan memenuhi Taman Padang depan Istana untuk menyuarakan aspirasi.

"Kami akan aksi turun ke jalan. Kami kumpul dulu di Tugu Proklamasi kemudian ke Taman Padang depan Istana untuk berorasi pada Rabu 12 Februari 2020," ucapnya.

Aidil menyebut sejumlah nama organ relawan yang sudah sial ikut aksi. Yakni Foreder, Soekarno Jokowi, Relawan Jokowi Indonesia (RJI), Batara Indonesia, Gemar Jokowi Indonesia, PIB, JO`MARI FLOBAMORA, JLN, LGO, RJ2P, Pakar Jokowi dan puluhan organ lainnya.

TAGS : Aliansi Relawan Jokowi Repatriasi ISIS




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :