Sabtu, 26/09/2020 16:03 WIB

Dirut Baru: Kalau Tiket Pesawat Murah, Garuda akan Jadi Korban

Oleh karenanya, sebagai CEO baru dia berusaha mewujudkan harga tiket pesawat yang wajar atau reasonable.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra


Jakarta, Jurnas.com - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan, bila harga tiket pesawat terlalu murah, maka Garuda akan menjadi korban. Oleh karenanya, sebagai CEO baru dia berusaha mewujudkan harga tiket pesawat yang wajar atau reasonable.

"Kita harus ketemu satu titik dimana harga itu harus reasonable. Reasonable ini artinya tidak semua orang mungkin bisa naik Garuda Indonesia tapi bisa membuat perusahaan ini dapat untung, bisa mengurangi cicilan, dan berkembang karena Anda ingin melihat Garuda Indonesia ini bertahan selamanya," ujar Irfan Setiaputra di Jakarta, Rabu (22/01/2020) malam.

Irfan mengatakan bahwa masukan terkait harga tiket sudah cukup banyak. Hal ini bukan hanya perhatian individu namun juga menjadi perhatian pemerintah mengingat harga tiket yang mahal menimbulkan korban.

"Tapi kalau kemudian harganya menjadi murah maka Garuda yang akan menjadi korban. Kalau maskapai terus menerus alami kerugian apakah bisa jalan? Hal ini nanti bisa mengorbankan segala macam termasuk layanan, dan yang paling mengerikan adalah mengkompromikan keamanan dan keselamatan," katanya.

Selain itu, lanjut Irfan, kalau perusahaan tidak untung maka cuma satu caranya yakni mesti disuntik dengan dana masuk.

"Kalau sudah menghadapi kondisi seperti itu saya sebagai CEO rasanya malu hati juga kalau begitu," ujar Dirut baru Garuda tersebut.

Sebelumnya pemerintah menyatakan akan terus berupaya menekan harga tiket pesawat guna mendukung sektor pariwisata yang dinilai sedikit kurang bergairah pada tahun 2019 ini.

TAGS : Garuda Tiket Pesawat Irfan Setiaputra




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :