Rabu, 30/09/2020 02:47 WIB

PAN Anjlok, Pendukung Asman Salahkan Manajerial Partai

Perolehan kursi Partai Amanat Nasional (PAN) di Parlemen membuat sejumlah kader prihatin. Dimana, partai berlambang matahari terbit itu hanya menempati ranking bontot di DPR.

Politikus PAN, Asman Abnur

Jakarta, Jurnas.com - Perolehan kursi Partai Amanat Nasional (PAN) di Parlemen membuat sejumlah kader prihatin. Dimana, partai berlambang matahari terbit itu hanya menempati ranking bontot di DPR.

Ketua DPP PAN Noviantika Nasution misalnya, mengaku sedih dan prihatin terhadap perolehan kursi PAN yang anjlok di Senayan.

"Sedih. Enggak ada kader yang bersedih atau prihatin kalau perolehan partainya menurun,” kata Noviantika, kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (18/1).

Noviantika menjelaskan, penyebab kursi PAN menurun di Pemilu 2019 adalah akibat kesalahan dalam manajerial partai.

"Kalau DPP Partai melakukan proses tata kelola yang baik, tentu ke bawahnya akan baik juga,” katanya.

Selain itu, lanjut Noviantika, diperlukan kepemimpinan yang kuat dan memiliki kapasitas dalam memimpin partai. “Itu diperlukan agar kursi PAN tak lagi menurun,” katanya.

Nah, karena perolehan kursi PAN yang menurun itulah alasan Asman Abnur maju di Kongres pencalonan Ketua Umum PAN periode 2020-2025. Bekas Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb) itu akan berupaya agar perolehan kursi PAN di Pemilu 2024 tak lagi anjlok.

"Beliau ingin sekali suara dan kursi PAN di Pemilu 2024 kembali naik,” katanya.

Diketahui, dari empat Ketua Umum PAN, kepemimpinan Zulkifli Hasan paling terburuk. Partai yang berdiri pasca reformasi itu hanya mendapat urutan delapan dari sembilan partai politik di Senayan. PAN cuma mendapat 44 kursi di Pemilu 2019 atau menurun empat kursi dari periode sebelumnya.

TAGS : Kongres PAN Zulkifli Hasan Asman Abnur




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :