Minggu, 12/07/2020 13:08 WIB

PM Inggris Sebut Pesawat Boeing 737 Jatuh Karena Tertembak Rudal Iran

pesawat Ukraina (Boeing 737), yang jatuh tak lama setelah lepas landas di Teheran, ditembak jatuh oleh rudal Iran.

Pesawat Ukraina International Boeing 737-800 yang mengangkut 176 orang jatuh di dekat Bandara Imam Khomeini di Teheran, menewaskan semua orang di dalamnya. Foto oleh Abedin Taherkenareh / EPA-EFE

Jakarta, Jurnas.com - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan bahwa sekarang ada "badan informasi" bahwa pesawat Ukraina (Boeing 737), yang jatuh tak lama setelah lepas landas di Teheran, ditembak jatuh oleh rudal Iran.

“Sekarang ada badan informasi bahwa penerbangan itu ditembak jatuh oleh Permukaan Iran ke Rudal Udara," ujar Boris Johnson mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat, dilansir CNN.

“Ini mungkin tidak disengaja. Kami bekerja sama dengan Kanada dan mitra internasional kami dan sekarang perlu ada investigasi yang transparan dan lengkap," tambahnya.

Dia juga mengkonfirmasi bahwa pesawat yang jatuh memiliki empat warga negara Inggris di dalamnya.

Johnson mengatakan sekarang penting bahwa harus ada repatriasi segera dan penuh hormat dari mereka yang telah kehilangan nyawa mereka untuk memungkinkan keluarga mereka untuk berduka dengan benar.

"Inggris terus menyerukan semua pihak mendesak untuk mengurangi untuk mengurangi ketegangan di kawasan ini."

Penerbangan Ukraina International Airlines PS752 menuju Kyiv, ibukotanya, jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran.

Pesawat itu jatuh ke tanah tak lama setelah Iran menyerang pangkalan AS dengan lebih dari 15 rudal. Semua 176 penumpang dan awak di atas kapal tewas

TAGS : PM Inggris Pesawat Boeing 737 Rudal Iran




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :