Sabtu, 15/08/2020 09:02 WIB

Tentara Suriah Gagalkan Dua Serangan Kelompok Teroris

Tentara pemerintah Suriah menggagalkan dua serangan yang dilakukan oleh gerilyawan dari Hayat Tahrir al-Sham

Tentara militer Suriah

Jakarta, Jurnas.com - Tentara pemerintah Suriah menggagalkan dua serangan yang dilakukan oleh gerilyawan dari Hayat Tahrir al-Sham, Ansar al-Tawhid dan kelompok-kelompok teroris Hurras al-Din di gubernur Idlib.

Mayor Jenderal Yury Borenkov, kepala Pusat Rusia untuk rekonsiliasi pihak-pihak yang bertikai di Suriah mengatakan, tujuh belas tentara Suriah terbunuh, dan kerugian gerilyawan mencapai 200 orang terbunuh atau terluka.

"Pada pukul 21:45 pada 19 Desember 2019, setelah penembakan artileri pendahuluan, sekitar 300 gerilyawan Hurras al-Din dan Hayat Tahrir al-Sham, yang didukung oleh kendaraan lapis baja, melakukan ofensif di pemukiman Sinjar di gubernuran Idlib, di Ajaz. -Berkat Hazna. Kelompok-kelompok bersenjata ilegal memasuki posisi tentara pemerintah Suriah hingga kedalaman 1,5 kilometer tetapi dihentikan oleh tembakan artileri dan serangan udara," kata Borenkov dilansir Tass.

"Pada pukul 10:05 malam pada tanggal 19 Desember 2019, hingga 400 militan kelompok teroris Ansar al-Tawhid dan Hayat Tahrir al-Sham, yang didukung oleh pengangkut infanteri lapis baja dan truk pickup yang dilengkapi dengan senapan mesin berat, menyerang posisi pasukan pemerintah di Suqqat -Zarzur bagian untuk mencapai penyelesaian Abu Dali di gubernur Idlib, "tambahnya.

Menurut jenderal Rusia, kedua serangan itu dipukul mundur oleh pasukan pemerintah Suriah. Tujuh belas prajurit Suriah terbunuh dan 42 terluka. "Kerugian militan berjumlah hingga 200 orang, terbunuh atau terluka," kata Borenkov.

Serangan pertama ditolak dalam rentang waktu dari 12:45 sampai 1:35 pada hari Jumat. "Kelompok-kelompok bersenjata ilegal didorong kembali oleh pasukan baru yang dikerahkan dengan cepat oleh komando Suriah. Pada pukul 03:00 pagi, serangan gerilyawan di bagian ini dihentikan," katanya.

Serangan kedua terhenti di area berserakan tambang, dengan gerilyawan menderita kerugian besar. "Pada pukul 2:00 pagi pada tanggal 20 Desember, serangan oleh kelompok-kelompok bersenjata dipukul mundur," tambah Borenkov.

Dia juga mengatakan bahwa sebanyak 58 serangan penembakan oleh kelompok bersenjata ilegal yang beroperasi di zona eskalasi Idlib telah dilaporkan pada hari sebelumnya.

Pusat rekonsiliasi Rusia terus memenuhi tugas yang ditugaskan setelah selesainya kampanye militer di Suriah. Petugas pusat secara teratur berkeliling ke daerah-daerah yang dibebaskan negara itu untuk menilai situasi kemanusiaan.

Upaya utama militer Rusia sekarang difokuskan pada bantuan untuk para pengungsi yang kembali ke rumah mereka dan evakuasi warga sipil dari zona de-eskalasi.

TAGS : Kelompok teroris Tentara Suriah




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :