Selasa, 31/03/2020 14:26 WIB

Usai Dibebaskan AS, Ilmuwan Iran Diserang Jantung

Ilmuwan sel batang, Dr. Masoud Soleimani

Teheran, Jurnas.com - Ilmuwan Iran Dr. Masoud Soleimani, yang baru saja berkumpul bersama keluarganya minggu lalu setelah bebas dari rumah tahanan Amerika Serikat (AS), dievakuasi ke rumah sakit karena penyakit jantung.

Soleimani divakuasi ke Pusat Jantung Teheran pada Minggu (15/12) setelah menderita masalah jantung ketika sedang menuju ke kantor pusat Press TV untuk konferensi pers. Ia menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit dan kemudian dibebaskan.

Soleimani, kembali ke tanah kelahirannya pada Sabtu lalu melalui proses pertukaran tahanan dengan warga negara AS, Xiyue Wang yang ditahan di Iran karena terlibat dalam mata-mata.

Disebutkan bahwa Soleimani mengalami beberapa masalah kesehatan yang memburuk selama ditahan di AS.

Soleimani yang bekerja dalam penelitian sel punca, hematologi, dan kedokteran regeneratif menjalani cuti panjang ketika ditangkap pihak berwenang AS setibanya di Chicago setahun yang lalu dan dipindahkan ke penjara di Atlanta, Georgia.

Dalam sebuah pertemuan dengan Gubernur Jenderal Isfahan Abbas Rezaei pada Rabu (11/12), Soleimani menceritakan disatukan dengan pembunuh dan penyelundup narkoba selam di balik jeruji besi.

Ilmuwan itu mengatakan, keadilan AS hanya ada di film-film Hollywood."Petugas penjara memberi tahu tahanan lain bahwa ia adalah teroris dan para tahanan takut mendekati saya," ungkapanya

Soleimani diundang Mayo Clinic di Minnesota untuk memimpin program penelitian di sana, tetapiditangkap pada saat kedatangan dan diam-diam dipenjara tanpa diadili FBI pada 7 Oktober 2018.

Pihak berwenang FBI dilaporkan menangkapnya dengan tuduhan melanggar sanksi perdagangan dengan mencoba membawa bahan biologis ke Iran.

Tuduhan terkait pada September 2016 ketika Soleimani menggunakan rencana dua mantan siswa melakukan perjalanan dari AS ke Iran sebagai kesempatan untuk mendapatkan protein rekombinan yang akan digunakan dalam penelitiannya.

Para siswa ditangkap ketika meninggalkan AS karena mereka membawa lima botol protein. Mereka didakwa di pengadilan dan dibebaskan setelah mengirim jaminan karena mereka memegang kewarganegaraan AS.

Namun, sekitar empat bulan sebelum kunjungan Soleimani, seorang pengacara di Atlanta mengamankan dakwaannya pada 12 Juni 2018, hanya sebulan setelah Presiden Donald Trump menarik AS dari perjanjian nuklir Iran dan mengumumkan sanksi Washington di Teheran.

Soleimani sepenuhnya tidak menyadari tuduhan seperti itu ketika ia terbang ke AS. Selain itu, Washington telah mengklaim bahwa tekanan maksimum tidak menargetkan pasokan obat-obatan dan kebutuhan kemanusiaan lainnya.

TAGS : Sanksi Amerika Serikat Ilmuwan Iran Masoud Soleimani Penyakit Jantung




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :