Selasa, 28/01/2020 21:12 WIB

Jokowi Pamer Energi Baru Terbarukan di Busan

Indonesia memang tengah melakukan terobosan dalam energi baru terbarukan. Selain B30, juga saat ini tengah dikembangkan energi listrik berbasis air.

Presiden terpilih Joko Widodo memberi pidato lima visi Indonesia (Foto: Instagram/Jokowi)

Jakarta, Jurnas.com -  Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, Indonesia akan mewajibkan peningkatan campuran biodiesel menjadi 30 persen atau B30 di tahun yang akan datang.

Begitu kata Jokowi dalam forum pengusaha ASEAN - Republik of Korea (RoK) CEO Summit yang digelar di Busan Exhibition and Convention Center di Korea Selatan pada Senin (25/11).

Indonesia memang tengah melakukan terobosan dalam energi baru terbarukan. Selain B30, juga saat ini tengah dikembangkan energi listrik berbasis air.

Di Indonesia, kata pria yang sering disapa Jokowi ini, memiliki sungai-sungai besar yang mampu menghasilkan energi listrik berbasis air dalam jumlah yang signifikan.

"Setidaknya ada dua lokasi, yaitu di Kalimantan Utara dengan potensi 11GW dan Papua dengan potensi 20GW. Dengan menggunakan energi listrik dari tenaga air, maka pengembangan industri yang kami lakukan akan memiliki emisi yang rendah," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia terhadap Perjanjian Paris. Ia mengingatkan tantangan yang akan dihadapi ke depan makin berat.

"Keberanian untuk mengambil terobosan besar di era age of disruption adalah opsi satu-satunya untuk kita bisa menjadi pemenang. Saya ajak pengusaha ASEAN dan Korea untuk mengambil pilihan ini," kata Jokowi.

ASEAN dan Korea jelas pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961, harus menjadi negara terdepan dalam pengembangan energi terbarukan.

 

TAGS : Energi Terbarukan Korea Selatan Energi Listrik Pengusaha ASEAN




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :