Senin, 09/12/2019 17:47 WIB

Iran: AS dan Israel Hambat Timteng Bebas Senjata Nuklir

Keengganan Amerika Serikat dan Israel terlibat dalam konferensi tersebut merupakan  kendala utama dalam membentuk zona bebas senjata nuklir seperti di Timur Tengah.

Duta Besar Iran untuk PBB (PBB) Majid Takht Ravanchi di New York, AS pada 26 Juni 2019 (Foto: Anadolu Agency)

New York, Jurnas. com - Utusan Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Majid Takht-Ravanchi mengatakan, Amerika Serikat (AS) dan Israel menghambat pembentukan Zona Timur Tengah yang Bebas dari Senjata Nuklir.

Hal itu disampaikan Majid Takht-Ravanchi dalam Konferensi tentang pembentukan Zona Timur Tengah yang Bebas Senjata Nuklir dan Senjata Pemusnah Massal Lainnya di New York, Senin (18/11).

Di Timur Tengah, Takht-Ravanchi mencatat, senjata pemusnah massal (WMD) rezim Israel didukung AS. Keengganan kedua negara tersebut terlibat dalam konferensi tersebut merupakan  kendala utama dalam membentuk zona bebas senjata nuklir seperti di Timur Tengah.

"Kebijakan dan tindakan mereka yang tidak bertanggung jawab untuk memperbanyak WMD seharusnya tidak diterima masyarakat internasional," tambahnya.

Ia lebih jauh menyoroti pentingnya mencapai perdamaian dan keamanan internasional melalui penghapusan ketiga jenis senjata pemusnah massal, yaitu senjata nuklir, kimia, dan biologi.

Namun, ia menambahkan, untuk mencapai tujuan mulia ini, Negara-negara peserta regional serta Negara-negara yang memiliki Senjata Nuklir terlibat dalam negosiasi dan menyetujui serta menghormati kewajiban khusus.

Majid Takht-Ravanchi juga menegaskan kembali bahwa Senjata Pemusnah Massal tidak memiliki tempat dalam doktrin pertahanan nasional Republik Islam Iran.

"Posisi terkenal Iran adalah penghilangan total atas senjata-senjata yang tidak manusiawi ini, tidak dapat dibalikkan dan dapat diverifikasi," katanya.

"Kebijakan ini berasal dari kepercayaan Islam kita, perhitungan rasional kepentingan nasional kita dan wilayah itu serta pengalaman pahit menjadi korban utama dari serangan kimia paling sistematis dalam sejarah kontemporer," tambahnya.

Karena itu, tambahnya, Iran sepenuhnya mengakui, lebih dari negara lain mana pun di dunia, perlunya pembentukan zona sBebas Senjata Nuklir di kawasan di Timur Tengah.

"Republik Islam Iran siap memainkan perannya dalam bekerja dengan semua negara peserta menuju penghapusan total senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya di Timur Tengah," pungkasnya. (PressTV)

TAGS : Amerika Serikat Israel Senjata Nuklir




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :