Minggu, 15/12/2019 12:20 WIB

Iran Mulai Jatah Pembelian Bensin

Harga satu liter bensin reguler naik hingga 15.000 real dari 10.000 real dan rasio bulanan untuk setiap mobil pribadi ditetapkan sebesar 60 liter per bulan

Tampak pengendara sedang mengantre membeli bensin (Foto: AFP)

Teheran, Jurnas.com - Pemerintah Iran mulai menjatah pembelian bensin dan secara substansial meningkatkan harga bahan bakar untuk membantu yang membutuhkan.

Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran (NIOPDC) mengatakan, harga satu liter bensin reguler naik hingga 15.000 real dari 10.000 real dan rasio bulanan untuk setiap mobil pribadi ditetapkan sebesar 60 liter per bulan. Pembelian tambahan akan menelan biaya 30.000 real per liter.

Ia menambahkan bahwa taksi dan ambulan akan memiliki kuota bulanan 400 liter dan 500 liter, masing-masing. Harga CNG dan minyak gas akan tetap tidak berubah.

Jatah bensin diatur dalam kartu bahan bakar konsumen pada dan dapat diakumulasikan hingga enam bulan ke depan mulai dari Jumat kemarin. Lebih lanjut, menurut pernyataan itu, kendaraan transportasi berbasis aplikasi online juga akan menerima jatah.

Wakil Presiden Iran dan Kepala Rencana dan Anggaran Organisasi, Mohammad Baqer Nobakht mengatakan, pendapatan dari kenaikan harga akan digunakan untuk mendanai subsidi tambahan untuk 18 juta keluarga, atau sekitar 60 juta orang.

Sementara itu, Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, pemerintah tidak memiliki niat untuk menerima bagian dari kenaikan meskipun ada masalah ekonomi di negara itu.

Ia menambahkan bahwa langkah pemerintah untuk menaikkan harga bensin akan bermanfaat bagi rakyat Iran, terutama mereka yang mengalami kesulitan ekonomi.

NIOPDC mengatakan pada Agustus, pengendara harus menggunakan kartu pintar untuk membeli bahan bakar karena pemerintah berupaya memulihkan sistem menjatah bensin dan solar di tengah harga yang menyebabkan lonjakan perdagangan ke negara-negara tetangga.

Skema kartu bahan bakar diperkenalkan pada 2007 sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk memotong pengeluaran untuk subsidi bahan bakar dan menggunakannya dalam program infrastruktur.

Di bawah sistem lama, pengendara telah mendapat jatah 60 liter bensin setiap bulan yang dapat mereka beli dengan harga sangat disubsidi di pompa bensin.

TAGS : Jatah Pembelian Bensin Harga BBM Hassan Rouhani Mohammad Baqer Nobakht




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :