Minggu, 08/12/2019 05:30 WIB

Mulai Tahun Depan, Nilai UTBK Hanya Berlaku Setahun

Wakil Ketua I Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih menyebut, hasil UTBK 2020 juga hanya berlaku untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada tahun yang sama.

Konferensi pers pendaftaran mahasiswa baru 2020

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) rupanya tidak hanya membatasi kesempatan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun depan menjadi satu kali.

Wakil Ketua I Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih menyebut, hasil UTBK 2020 juga hanya berlaku untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada tahun yang sama.

"Hasil UTBK tahun 2020 untuk penerimaan 2020 saja. Tidak bisa disimpan untuk 2021. Begitu juga hasil tes tahun 2019," jelas Nasih dalam konferensi pers di Kantor Kemdikbud Jakarta pada Jumat (15/11).

Seperti diketahui, nilai UTBK merupakan syarat utama untuk mendaftar SBMPTN, sejak sistem ini diberlakukan tahun ini. Nasih menegaskan, mereka yang tidak mengikuti UTBK tahun 2020, mustahil dapat mendaftar di SBMPTN.

Adapun untuk biayanya, lanjut Nasih, masing-masing pendaftar dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000, untuk kelompok ujian Soshum maupun Saintek.

"Sedangkan untuk mereka yang mengikuti campuran dikenakan biaya tes itu sebesar 300 ribu," ujar dia.

Terkait tempat penyelenggaraan, pemerintah pusat menambah jumlahnya dari 73 perguruan tinggi negeri (PTN), menjadi 74 PTN dengan masuknnya Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Dengan tambahan tempat penyelenggaraan tersebut, Nasih berharap tidak ada kendala dalam hal kapasitas.

"Kita juga sudah mengantisipasi kalau di beberapa tempat melebihi daya tampung tes, akan kita lakukan modifikasi," kata Nasih.

Untuk program studi (prodi), Nasih memberikan kesempatan para siswa untuk memilih dua prodi pada satu PTN, atau masing-masing satu prodi dalam dua PTN. Dua prodi tersebut, terang dia, boleh berada dalam satu kelompok ujian maupun campuran.

Sebelum mengikuti UTBK, para pendaftar diwajibkan melakukan registrasi akun LTMPT. Untuk SBMPTN, registrasi akun LTMPT dibuka mulai 7 Februari 2020-5 April 2020. Adapun pendaftaran UTBK dilaksanakan pada 30 Maret 2020-11 April 2020, dengan pelaksanaan UTBK pada 20-26 April 2020.

"Registrasi ini wajib bagi semua calon pendaftar SMPTN, UTBK, dan SBMPTN melalui laman portal ltmpt.ac.id. Ini adalah pintu gerbang yang kita siapkan," tandas dia.

TAGS : SBMPTN 2020 UTBK Kemdikbud




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :