Minggu, 08/12/2019 15:51 WIB

Demonsrasi Meningkat, Sekolah-sekolah Hong Kong Diliburkan

Pengunjuk rasa anti-pemerintah melumpuhkan bagian-bagian Hong Kong selama empat hari berturut-turut pada hari Kamis, memaksa penutupan sekolah

Demonstran Hong Kong mengenakan topeng (Foto: BBC)

Jakarta, Jurnas.com - Pengunjuk rasa anti-pemerintah melumpuhkan bagian-bagian Hong Kong selama empat hari berturut-turut pada hari Kamis, memaksa penutupan sekolah dan memblokir jalan raya serta jaringan transportasi lainnya yang mengganggu pusat keuangan di tengah meningkatnya kekerasan.

Para pengunjuk rasa membakar kendaraan dan bangunan, melemparkan bom bensin ke kantor polisi dan kereta api dan merusak pusat perbelanjaan utama selama seminggu terakhir dalam beberapa kekerasan terburuk yang terlihat dalam lebih dari lima bulan kerusuhan.

Dilansir Reusters, para demonstran berpakaian hitam dan mahasiswa mempertahankan blokade jalan utama mereka, termasuk pintu masuk ke Cross-Harbor Tunnel yang menghubungkan pulau Hong Kong ke daerah Kowloon, dan jalan raya utama antara Kowloon dan Wilayah Baru pedesaan.

Polisi menembakkan gas air mata di dekat terowongan Kamis pagi untuk mencoba membersihkan para pengunjuk rasa.

Ribuan siswa membarikade diri mereka di dalam kampus di beberapa universitas, menyiapkan stok makanan, batu bata, bom bensin dan senjata sementara lainnya ketika mereka berjongkok untuk kemungkinan bentrokan dengan polisi.

Massa komuter mengantre di stasiun metro di seluruh kota setelah beberapa layanan kereta gantung dan jalan ditutup. Beberapa warga, mengenakan pakaian kantor, berteriak pada polisi anti huru hara yang dikerahkan di platform stasiun.

Para pengunjuk rasa marah tentang apa yang mereka lihat sebagai kebrutalan polisi dan campur tangan Beijing dalam kebebasan yang dijamin di bawah formula "satu negara, dua sistem" yang diberlakukan ketika wilayah itu kembali ke pemerintahan Tiongkok pada tahun 1997.

China membantah ikut campur dan telah menyalahkan negara-negara Barat, termasuk Inggris dan Amerika Serikat, karena menimbulkan masalah.

TAGS : Demosntran Hong Kong Anti Pemerintah Sekolah Libur




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :