Selasa, 12/11/2019 08:30 WIB

Pertahanan Barca Masih Rapuh

Penampilan buruk lini belakang telah menjadi alasan di balik mayoritas hasil yang mengecewakan Barcelona musim ini.

Tim Barcelona (Foto:Marca)

Jakarta, Jurnas.com - Penampilan buruk lini belakang telah menjadi alasan di balik mayoritas hasil yang mengecewakan Barcelona musim ini.

Blaugrana adalah pencetak gol terbanyak di LaLiga Santander, tetapi mereka juga salah satu tim yang memberikan peluang paling banyak lawan untuk membobol gawang Barca.

Pertahanan Barcelona tidak mampu mencegah lawan menciptakan peluang, melakukan tembakan dan mencetak gol, yang ditampilkan dalam kekalahan di Levante pada Sabtu.

Dilansir Marca, Barcelona menghadapi 2,91 tembakan tepat sasaran per pertandingan, yang hanya dikalahkan oleh Osasuna 2,67 dan 2,58 Atletico Madrid.

Namun, mengingat bahwa mereka kebobolan sangat sedikit tembakan tepat sasaran, mereka kebobolan rata-rata 1,5 gol per pertandingan.

Gaya permainan Barcelona didasarkan pada penguasaan bola, umpan cepat dan penentuan posisi.

"Jika kita memiliki bola, mereka tidak dapat menyakiti kita," adalah ungkapan yang sering digunakan oleh pelatih untuk menjelaskan bagaimana sistem ini membantu pertahanan.

Namun, Barcelona telah kebobolan 32 tembakan di LaLiga Santander musim ini dengan kepemilikan rata-rata 64,7 persen. Jumlah itu lebih besar dari Eibar yang hanya kebobolan 37 tembakan.

Ter Stegen Jadi Korban

Pertahanan Barcelona tidak mampu menghadapi lawan-lawan mereka menyerang bergerak dan mereka bergerak sering berakhir jelas peluang.

Di situlah Marc-Andre ter Stegen menderita karena dia tidak diberi banyak kesempatan untuk melakukan penyelamatan ketika lawan memiliki peluang bagus untuk mencetak gol.

Kiper Jerman menyelamatkan bola hanya 56,25 persen dari tembakan yang dihadapinya, angka yang hanya dikalahkan oleh Eibar Marko Dmitrovic (54,05 persen).

TAGS : Pertahan Barcelon LaLiga Santander




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :