Jum'at, 06/12/2019 12:40 WIB

Pimpinan Ormas Pemuda Dukung Suhendra Maju jadi Kepala BIN

Bulan Oktober adalah bulannya Pemuda Indonesia. Dimana Pemuda-Pemudi Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 berikhrar dan menegaskan cita-cita bersama yakni berdirinya Indonesia, dengan satu tekad Sumpah Pemuda.

Silaturahmi Pemuda Indonesia

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Oktober adalah bulannya Pemuda Indonesia. Dimana Pemuda-Pemudi Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 berikhrar dan menegaskan cita-cita bersama yakni berdirinya Indonesia, dengan satu tekad Sumpah Pemuda.

Presidium Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (KMPI), Rusdi Ali Hanafi menyebut, Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, telah mengajarkan bangsa Indonesia sebagai pemuda penerus bangsa untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kepemudaan yang proaktif dan produktif.

Menurutnya, yang jauh lebih penting dalam perjuangan pergerakan pemuda dewasa ini adalah harus ada solusi yang membangun dan membebaskan bangsa dari cengkeraman negara-negara asing yang ingin melemahkan bangsa Indonesia.

"Salah satunya adalah perjuangan mendukung dan mendorong salah satu putera terbaik bangsa untuk masuk dalam kabinet pemerintahan dalam rangka upaya memperbaiki bangsa," kata Rusdi, melalui rilisnya, Senin (28/10).

Menurutnya, telah terjadi beberapa kali pertemuan pemuda lintas Ormas dan OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) selama Oktober. Pertemuan tersebut dalam rangka memberikan dukungan dan ikut serta mengkawal Suhendra Hadikuntono sebagai calon tunggal Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

"Kami memandang sangat perlu di dukung untuk memimpin lembaga tersebut. Ada lebih dari 100 OKP dan Ormas yang mendukung Bapak Suhendra Hadikunto sebagai Kepala Badan Intelijen Negara," katanya.

Menurutnya, pertemuan pemuda selama bulan Oktober ini  adalah pertemuan sakral yang harus disikapi Presiden Joko Widodo. "Pemuda-Pemudi Hari ini menginginkan lembaga BIN segera di gantikan oleh Bapak Suhendra Hadikuntono yang Notabenenya adalah sipil berkapasitas, memiliki integritas dan berpengalaman dalam intelijen," katanya.

Dimana, kata Rusdi, sejarah telah mencatat, kepemimpinan BIN juga pernah dijabat dari kalangan sipil di era Bung Karno. Saat itu, BIN dipimpin oleh Dr Soebandrio pada tahun 1959-1965. Belum lama ini juga Wakil Kepala BIN dijabat Assad Ali yang berasal dari sipil.

"Pemuda dan masyarakat Indonesia dari sabang sampai merauke menginginkan agar Bapak Suhendra Hadikuntono yang memimpin Lembaga Badan Intelijen Negara, dengan kepribadian serta gaya kepemimpinan yang humanis dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi," demikian Rusdi.

TAGS : Sumpah Pemuda Calon Kepala BIN




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :