Kamis, 21/11/2019 00:10 WIB

Angga Yunanda Kagumi Film Karya Pelajar Indonesia

Angga Yunanda menyatakan kekagumannya pada film-film karya pelajar Indonesia, yang mengikuti kompetisi Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2019.

Angga Yunanda (tengah) dalam konferensi pers GKFP 2019

Jakarta, Jurnas.com - Aktor muda Angga Yunanda menyatakan kekagumannya pada film-film karya pelajar Indonesia, yang mengikuti kompetisi Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2019.

Kompetisi yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tersebut, diikuti oleh 126 sekolah, yang terdiri dari 92 film pendek fiksi dan 34 film pendek dokumenter.

"Di medsos (media sosial, red) aku sering ada yang mengirim atau tag cuplikan film mereka. Luar biasa, mereka masih muda sudah memikirkan bakat dan karya," ujar pemeran Bima dalam film `Dua Garis Biru` itu pada Selasa (22/10) di Jakarta.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Dewan Juri GKFP 2019, Sheila Timothy. Menurut dia, dari tema `Kebhinekaan` yang ditetapkan oleh Kemdikbud, ternyata menghasilkan film-film yang menarik ditonton.

"Semua film masuk ke tim seleksi, baru ke juri. Kami lalu sama-sama diskusi dan antusias dengan hasil yang dikirimkan. Ternyata memang menarik yang dikirimkan. Sinematografi mereka sudah sangat mumpuni," kata Sheila.

Sementara Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kemdikbud, Maman Wijaya kompetisi GKFP mengajarkan siswa untuk bersosialisasi, serta berkomunikasi satu sama lain.

Sebagai contoh untuk membuat konten, lanjut Maman, siswa dituntut untuk mencari informasi kepada guru maupun sumber lainnya. Dengan demikian, hal ini melatih kemampuan anak dalam melakukan riset.

"Yg kedua mereka coba mengaktualisasikan informasi dalam bentuk audio pemahamannya pasti lebih baik lagi. Ketiga, berinteraksi dengan tman-teman yg lain merupakan hal yg mereka dapatkan. Jadi bukan cuma produk filmnya yg kita dorong, tapi mental yg terbangun dalam siswa itu dalam proses pembuatan film itu yg utama," jelas Maman.

Dalam kesempatan yang sama, aktor populer sekaligus Pengarah Dewan Juri, Reza Rahardian menjamin dalam proses penjuriannya, dewan juri GKFP tidak diintervensi oleh pihak manapun. Sehingga pemenang murni diambil dari karya yang kualitasnya terbaik.

Reza menambahkan, film terpilih berhak atas hadiah sebesar Rp20 juta. Sedangkan untuk kategori sutradara dan skenario terpilih akan mendapatkan Rp12,5 juta.

"Tidak ada intervensi dari pusbang (pusat pengembangan perfilman). Tidak ada titipan dari sekolah manapun. Dan hadiahnya total Rp100 juta," tandas Reza.

TAGS : Angga Yunanda GKFP 2019 Reza Rahardian




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :