Selasa, 19/11/2019 20:37 WIB

Duterte Jatuh dari Motor

Kecelakaan itu terjadi 10 hari setelah Duterte, orang tertua yang terpilih sebagai presiden Filipina mengungkapkan menderita myasthenia gravis, penyakit autoimun yang berpotensi memiliki komplikasi serius.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte saat memberikan keterangan pers

Manila, Jurnas.com - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengalami cedera pada bagian pinggulnya setelah mengalami kecelakaan sepeda motor  di kompleks istana kepresidenan Malacanang Rabu (16/10) malam.

Kecelakaan itu terjadi 10 hari setelah Duterte, orang tertua yang terpilih sebagai presiden Filipina mengungkapkan menderita myasthenia gravis, penyakit autoimun yang berpotensi memiliki komplikasi serius.

"Presiden menggapai sepatunya ketika dia jatuh dari sepeda motornya yang mengakibatkan cedera kecil, terutama memar ringan dan sedikit goresan, pada siku dan lututnya," kata Jurubicara pemimpin berusia 74 tahun itu, Salvador Panelo.

Senator Christopher "Bong" Go, mantan asisten dan asisten dekatnya, sebelumnya mengatakan kepada wartawan Duterte "jatuh" dan mengeluh sakit pinggul setelah kecelakaan itu, tetapi tidak dirawat di rumah sakit.

Panelo, mengutip istri Duterte, Cielito Avancena, mengatakan cedera Duterte tidak akan memerlukan perawatan besar dan "tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

Duterte sedang mencoba memarkir kendaraannya setelah berkeliling halaman, kata Panelo, seraya menambahkan bahwa pemimpinnya sekarang sedang beristirahat di istana.

Go kemudian membagikan video yang menunjukkan Duterte, mengenakan pakaian formal  tanpa helm atau peralatan pelindung lainnya  mengendarai motor di aspa pada malam hari. Kecelakaan yang sebenarnya tidak ditampilkan dalam video itu.

Panelo menolak menjelaskan mengapa ada dua versi kecelakaan itu, menekankan, "Apa pun ceritanya, yang penting adalah Erdogan ada di tangan yang baik - tidak ada cedera besar."

Perbincangan soal kesehatannya sudah berembus sejak tahun 2016. Duterte kadang-kadang melewatkan acara dan pertemuan atau membahas berbagai penyakitnya selama pidato yang panjang dan bertele-tele.

Konstitusi Filipina mensyaratkan untuk penyerahan kekuasaannya kepada wakil presiden, jika pemimpinnya meninggal atau dilumpuhkan.

Duterte mengungkapkan pada 2016 bahwa menggunakan fentanyl, obat penghilang rasa sakit yang kuat, karena cedera tulang belakang akibat kecelakaan sepeda motor.

TAGS : Presiden Filipina Rodrigo Duterte Salvador Panelo




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :