Jum'at, 06/12/2019 22:01 WIB

Nobar "Bebas" Jurus Menristekdikti Rayu Mahasiswa Tidak Demo

Mohamad Nasir menggelar nonton bareng (nobar) bersama 140 mahasiswa dari 27 perguruan tinggi se-DKI Jakarta pada Rabu (16/10) malam

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menggelar nonton bareng (nobar) bersama 140 mahasiswa dari 27 perguruan tinggi se-DKI Jakarta pada Rabu (16/10) malam, di XXI Plaza Senayan Jakarta.

Kepada awak media, Menristekdikti tak menampik bahwa agenda nobar film `Bebas` tersebut sekaligus untuk mengimbau mahasiswa untuk lebih rileks, dan tidak ikut demo turun ke jalan saat pelantikan presiden.

"Ya itu (nobar) bisa diterjemahkan seperti itu juga. Supaya mahasiswa juga mencintai film Indonesia, bareng-bareng nonton. Biar terisi pikirannya, tidak hanya pikiran masalah demo," kata Menteri Nasir.

Bahkan, Menristekdikti berkelakar agar mahasiswa tetap rileks hingga tanggal 20 Oktober 2019 mendatang, yakni hari pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di Kompleks DPR RI Jakarta.

"Harapannya saya mengajak para mahasiswa, dia akan menularkan informasi. Sampai tanggal 20 lah dia bisa nonton terus," ujar Menristekdikti.

Selain memberikan imbauan agar mahasiswa tidak berdemo, Menteri Nasir juga mengajak mahasiswa agar mencintai film-film Indonesia.

Film `Bebas` karya sutradara Riri Riza, menurut Nasir, merupakan film yang memiliki pesan penting untuk disampaikan kepada para penonton di Tanah Air.

"Bebas, jangan demo. Bebas di sini. Ini penting. Kebebasan penting, itu saya sampaikan. Sukses terus, sukses untuk film ini bisa ditonton jutaan rakyat Indonesia. Sampaikan pada rakyat Indonesia, rugi tidak menonton film `Bebas`," tandas dia.

TAGS : Film Bebas Menristekdikti Mohamad Nasir Demo Mahasiswa Pelantikan Presiden




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :