Minggu, 17/11/2019 16:50 WIB

Inforial

Belajar Bagaimana Memilih Leverage yang Paling Bagus

Di Forex, keputusan kecil sekalipun dapat memberi dampak besar pada penghasilan Anda di masa yang akan datang.

Forex

Di Forex, keputusan kecil sekalipun dapat memberi dampak besar pada penghasilan Anda di masa yang akan datang. Saat mencari perusahaan broker yang tepat, pastikan Anda mengecek pilihan leverage yang mereka sediakan. Pilihan leverage tersebut mungkin dapat memberi perbedaan yang besar untuk Anda.

Jadi apa yang disebut dengan leverage? 

Sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa trading pada pasar mata uang harus dilakukan dengan jumlah yang cukup besar. Oleh karena itu trader memerlukan dana yang cukup besar hanya untuk membuka satu transaksi saja. Leverage pada dasarnya adalah pinjaman yang diberikan oleh perusahaan broker kepada para trader ritel untuk memperbesar dana mereka agar dapat masuk ke market. Berkat leverage inilah Anda dapat trading dengan dana kecil.

Mengapa tidak menggunakan ukuran leverage yang paling besar ?

Broker Forex biasanya menyediakan leverage hingga 1:1000. Para trader baru sering berpikir bahwa semakin besar semakin baik, sehingga akhirnya mereka memilih untuk menggunakan leverage paling besar yang tersedia. Namun penting untuk dipahami bahwa leverage tinggi juga berarti resiko tinggi. Dengan leverage 1:1000 Anda mungkin dapat kehilangan seluruh investasi Anda dalam beberapa kali transaksi saja. Jadi sebelum mulai trading, pelajari dulu bagaimana menggunakan leverage agar dapat memberi keuntungan bagi Anda.

Bagaimana memilih leverage yang sesuai?

Tidak ada leverage yang paling sempurna untuk setiap transaksi trading. Besar leverage berbeda-beda, bergantung pada strategi trading yang digunakan, jadi Anda harus belajar bagaimana cara menggunakannya dengan bijak.

Ada dua aturan utama untuk melakukannya:

Gunakan leverage kecil untuk transaksi jangka panjang

Gunakan leverage besar untuk transaksi jangka pendek

Berdasarkan spesifikasi tersebut, mereka yang ingin trading pada pasar yang besar dan chart daily (harian) sering memilih leverage 1:5 hingga 1:50. Mereka ingin transaksi mereka untuk dapat tetap terbuka selama mungkin. Agar transaksi mereka tidak tertutup secara otomatis karena Stop Out, mereka berusaha untuk trading dengan volume dan leverage yang lebih kecil.

Sedangkan mereka yang trading jangka pendek, contohnya scalper, lebih memilih leverage 1:50 hingga 1:1000. Mereka ingin mendapat profit sebanyak mungkin dalam jangka waktu pendek. Dalam hal ini, leverage yang lebih besar yang akan dipilih.

Pertimbangkan Resikonya

Memilih leverage yang paling tinggi untuk semua strategi trading adalah kesalahan trader baru. Semakin tinggi leverage, maka semakin besar pula resiko yang akan dihadapi pada saat trading. Jika market tidak bergerak sesuai dengan analisa Anda, Anda dapat kehilangan uang dalam satu transaksi trading saja. Jadi jika Anda tidak yakin akan hasil dari transaksi Anda, jangan trading dengan leverage besar.

Kesimpulan

Leverage yang lebih tinggi tidak selalu sesuai. Pilih ukuran yang tepat hanya setelah Anda memiliki strategi trading yang bagus dan rencana trading yang solid. Dan tentu saja, selalu evaluasi situasi di market sebelum Anda mengambil suatu keputusan. Ini mungkin dapat menyelamatkan uang Anda.

 

TAGS : Forex inforial




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :