Senin, 09/12/2019 22:30 WIB

PKB Minta Aparat Selidiki dan Tangkap Pelaku Pembakaran Hutan

Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) mengajak masyarakat untuk berhenti saling tuduh dan saling menyalahkan atas bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah dan Riau.

Ketua DPP PKB Bidang Sosial dan Bencana, Marwan Dasopang (kiri)

Jakarta, Jurnas.com - Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) mengajak masyarakat untuk berhenti saling tuduh dan saling menyalahkan atas bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah dan Riau.

Ketua DPP PKB Bidang Sosial dan Bencana, Marwan Dasopang mengatakan, pemerintah dan semua elemen masyarakat harus gerak cepat bahu-membahu untuk mengatasi Karhutla yang semakin memprihatinkan.

"Daripada saling menyalahkan, DPP PKB mengajak semua pihak ayo kita bersama-sama memberikan pertolongan kepada masyarakat terdampak, khususnya yang terserang penyakit infeksi dan lainnya," kata Marwan, saat jumpa pers, di Ruang Fraksi PKB, Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/9).

Marwan mengatakan, kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Karena itu, semua pihak mestinya bersama-sama menanggulangi dengan kemampuan dan peran yang bisa dilakukan.

Agar tidak saling tuduh dan berdebat, DPP PKB bidang Penanggulangan Bencana meminta pemerintah segera memetakan persoalan, dan menerjunkan aparat hukum untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan atas terjadinya Karhutla.

"Selain sikap Pemerintah yang tegas sekarang ini, perlu adanya pemetaan agar memerintahkan aparat untuk mengumumkan pelaku, apakah perseorangan atau korporasi," tegas Wakil Ketua Komisi VIII itu.

Menurutnya, PKB berharap pemerintah segera melakukan penataan penanganan Karhutla dalam satu komando terpusat, sehingga bisa melakukan langkah-langkah pencegahan.

"DPP PKB sudah siap turun ke lokasi untuk turut serta menangani dampak sosial di daerah bencana. PKB akan ikut membagikan masker standar maupun vitamin bekerjasama dengan DPW dan masyarakat lainnya," terangnya.

Kata Marwan, yang perlu diwaspadai, Karhutla tidak hanya Kalimantan dan Riau, daerah lain seperti Jambi dan Sumsel juga berpotensi Karhutla. Karena itu harus segera dilakukan antisipasi agar bisa dicegah tidak menjadi bencana.

TAGS : Kebakaran Hutan Kabut Asap Karhutla DPP PKB




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :