Jum'at, 22/11/2019 15:24 WIB

Tertembak Militer Israel, 1.000 Warga Palestina Infeksi Tulang

Lebih dari 7.400 warga Palestina telah terluka oleh amunisi hidup selama protes, dengan sekitar setengah menderita patah tulang

Bendera kebangsaan Palestina

Jakarta, Jurnas.com - Badan Amal Medis Global Medecins Sans Frontieres (MSF) mengatakan, lebih dari 1.000 warga Palestina di Jalur Gaza yang diduduki menderita infeksi tulang parah setelah ditembak oleh tentara Israel.

MSF mengatakan bahwa pihaknya menghadapi tantangan besar yang merawat mereka yang ditembak oleh pasukan Israel selama protes di Jalur Gaza, termasuk infeksi tulang yang menambah jalan pemulihan yang sudah rumit yang harus dilalui oleh orang-orang yang terluka ini.

Lebih dari 7.400 warga Palestina telah terluka oleh amunisi hidup selama protes, dengan sekitar setengah menderita patah tulang terbuka, di mana tulang patah di dekat luka. Luka tembak pada dasarnya rentan terhadap infeksi,” kata MSF dilansir Middleeast.

"Dengan luka-luka seperti yang ada di Gaza, di mana lukanya sangat besar, tulangnya pecah, dan perawatannya sulit, banyak luka tetap terbuka lama setelah cedera, yang berarti risiko infeksi secara drastis lebih tinggi," tambahnya.

Aulio Castillo, Ketua Tim Medis MSF di Gaza, menjelaskan bahwa bagi banyak pasien mereka yang telah tertembak, tingkat keparahan dan kompleksitas luka mereka dikombinasikan dengan kekurangan perawatan yang parah bagi mereka di Gaza berarti mereka sekarang telah mengembangkan infeksi kronis

"Mengobati infeksi ini menjadi semakin sulit karena sistem kesehatan terhuyung-huyung dari dampak lebih dari satu dekade blokade Israel, pertempuran politik Palestina dan pembatasan gerakan Mesir," kata MSF.

“Kami telah bekerja dengan Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan laboratorium sehingga dapat menganalisis sampel tulang, bagian penting dari mendiagnosis dengan benar infeksi tulang ini dan mengetahui antibiotik mana yang akan bekerja,” lanjutnya.

Menurut MSF, ini adalah laboratorium pertama yang mampu menganalisis sampel tulang di Gaza, karena sebelumnya, setiap sampel harus dikirim ke laboratorium di Israel untuk pengujian.

TAGS : Infeksi Tulang Warga Palestina Militer Israel




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :