Kamis, 19/09/2019 01:30 WIB

Ilmuwan Israel Kembangkan Teknologi Pemetaan Kanker

Teknologi ini merupakan metode untuk memetakan reseptor kritis pada sel kanker, berdasarkan gambar biopsi pasien kanker payudara.

Kanker (Foto: Tehran Time)

Yerusalem - Sejumlah peneliti Institut Teknologi (Technion) Israel mengembangkan teknologi baru kanker, Sistem DL, yang diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan perawatan kanker secara personal.

Dikutip dari People`s Daily pada Selasa (20/8), teknologi ini merupakan metode untuk memetakan reseptor kritis pada sel kanker, berdasarkan gambar biopsi pasien kanker payudara.

Metode baru, yang diterbitkan dalam jurnal JAMA, mengekstraksi informasi molekuler dari gambar biopsi hematoxylin dan eosin stain (H&E), pewarnaan umum yang digunakan untuk menguji jaringan yang diambil dalam tes biopsi.

Pewarnaan ini memungkinkan ahli patologi untuk mengidentifikasi kanker dalam jaringan di bawah mikroskop, jenis kanker, dan tingkat keparahannya.

Namun, pewarnaan saja tidak memungkinkan untuk mengidentifikasi karakteristik kritis yang penting dalam menentukan perawatan yang tepat, seperti profil molekul tumor, jalur biologisnya, kode genetik sel kanker, dan reseptor umum pada membran sel.

Pemetaan reseptor ini sangat relevan dengan obat yang dipersonalisasi, memungkinkan perawatan yang akan memblokir reseptor, dan menghambat perkembangan tumor kanker.

Menurut para peneliti, ahli patologi tidak dapat menyimpulkan sifat tumor dari bentuknya karena banyaknya variabel. Tetapi di sisi lain, kecerdasan buatan (AI), terutama DL, mampu melakukannya dan mengkarakterisasi kanker dengan analisis morfologinya yang kompleks.

Dengan demikian, dengan bantuan pemrosesan gambar dan alat AI, para peneliti menunjukkan, untuk pertama kalinya, kemungkinan memprediksi profil molekuler sel dari morfologi tumor, hanya dari melihat jaringan seperti yang terlihat pada pemindaian H&E.

Sistem DL memerlukan sejumlah besar informasi, sehingga para peneliti telah menulis kode perangkat lunak untuk memindai sumber jaringan dan secara otomatis mengunduh ribuan sampel biopsi dan informasi medis terkait yang disetujui untuk penelitian.

Meskipun penelitian difokuskan pada kanker payudara, para peneliti mengatakan ini adalah bukti kelayakan yang relevan untuk semua jenis kanker.

TAGS : Teknologi Kanker Ilmuwan Israel




TERPOPULER :