Senin, 16/12/2019 06:10 WIB

AS-Korsel Tetap Gelar Latihan Militer Bulan Depan

Pejabat tinggi Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa latihan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Korsel, akan berjalan sesuai rencana bulan depan.

Latihan militer (Foto: Mindaugas Kulbis/AP)

Seoul, Jurnas.com - Seorang pejabat tinggi Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa latihan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Korsel, akan berjalan sesuai rencana bulan depan.

Pernyataan tersebut menyangkal tudingan Korea Utara (Korut) yang menilai latihan itu melanggar kesepakatan yang dibuat antara Presiden AS Donald Trump, dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un.

"Sifat latihan ini tidak ofensif dan untuk memperkuat aliansi," kata Sekretaris Perencanaan Perdamaian Choi Jong-kun pada Sabtu (20/7) kemarin dalam konferensi Aspen.

Kepada awak media, Choi juga mengatakan bahwa latihan bulan depan sebagian besar akan melibatkan simulasi komputer, alih-alih pasukan di lapangan.

Choi menambahkan, AS akan berkonsultasi dengan pemerintahnya seandainya Trump setuju untuk menangguhkan pertandingan perang Korea Selatan-AS selama pembicaraannya bulan lalu dengan Kim di perbatasan bulan lalu.

"Sejauh yang saya tahu, Presiden Trump tidak menjanjikan pembatalan latihan militer mendatang," terang Choi.

"Jika dia melakukan itu, kami akan berkonsultasi dan mengaturnya dan menggunakannya dengan sangat strategis," imbuh dia.

Dikutip dari Reuters pada Minggu (21/7), juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut sebelumnya mengatakan, Trump telah menegaskan dalam pertemuan dengan Kim bulan lalu, bahwa latihan bersama akan dihentikan.

"Ini jelas merupakan pelanggaran," kata Kemlu Korut merujuk pada perjanjian AS-Korut di KTT Singapura tahun lalu.

Korut juga menilai latihan militer mengusik pembicaraan nuklir Pyongyang dengan Amerika Serikat. Upaya Washington menurut Korut "secara sepihak mengingkari komitmennya", sementara Pyongyang sudah menghentikan tes senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua.

TAGS : Korea Selatan Amerika Serikat Korut




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :