Minggu, 25/08/2019 23:10 WIB

Angka Penderita Kanker Kulit Makin Tinggi

Tingkat melanoma yang merupakan jenis kanker kulit paling mematikan meningkat secara dramatis antara 2004-2006 dan 2014-2016.

Tingginya angka penyakit kulit di Bangkalan dipicu oleh berbagai faktor (Foto: Ilustrasi)

London, Jurnas.com - Jumlah penderita kanker kulit melonjak hingga 45 persen selama satu dekade terakhir. Penelitian juga menemukan bahwa penyakit ini juga menyerang kaum muda.

Dalam rilis Cancer Research UK, tingkat melanoma yang merupakan jenis kanker kulit paling mematikan meningkat secara dramatis antara 2004-2006 dan 2014-2016.

Untuk perempuan, angkanya naik menjadi 35 persen. Sedangkan untuk pria sebesar 55 persen. Secara keseluruhan, terjadi lompatan dari 18 kasus per 100.000 orang menadi 26 kasus.

Sementara melanoma kerap menimpa mereka yang berusia di atas 65 tahun, ternyata usia 25-49 tahun juga terkena risiko yang sama sejak 1990-an. Lompatannya, dari sembilan kasus per 100.000 orang pada 1993-1995, menjadi 16 per 100.000 orang pada 2014-2016.

Menurut badan amal tersebut, maraknya paket liburan di tahun 1970-an dan lonjakan penerbangan murah baru-baru ini telah membuat lebih banyak orang pergi ke luar negeri, kadang-kadang beberapa kali dalam setahun, membuat kulit mereka berisiko terkena sengatan matahari.

Tetapi dikatakan, peningkatan angka juga disebabkan oleh meningkatnya kesadaran akan penyakit ini, yang telah menyebabkan lebih banyak orang mencari diagnosis.

Dikutip dari Press Association, kanker kulit melanoma adalah kanker paling umum kelima di Inggris dan yang paling umum kedua pada orang berusia 25 hingga 49 tahun.

Para ahli percaya hampir sembilan dari 10 kasus dapat dicegah jika orang melindungi kulit mereka dengan krim matahari faktor tinggi. Bahkan, terkena sengatan matahari hanya dua tahun sekali juga dapat meningkatkan risiko melanoma sebesar tiga kali lipat.

Michelle Mitchell, kepala eksekutif Cancer Research UK, mengatakan, "Sementara beberapa orang mungkin berpikir bahwa tan adalah tanda kesehatan yang baik, tidak ada yang disebut tan yang sehat, sebenarnya tubuh Anda berusaha melindungi diri dari sinar berbahaya."

"Statistik ini menyoroti pentingnya kampanye Own Your Tone kami, yang mendorong orang untuk merangkul warna kulit alami mereka dan mengadopsi perilaku yang aman dari sinar matahari.”

Sementara Karis Betts, Manajer Informasi Kesehatan di Cancer Research UK, menerangkan, "Keselamatan matahari tidak hanya untuk ketika Anda pergi ke luar negeri, matahari bisa cukup kuat untuk membakar di Inggris dari awal April hingga akhir September."

"Sangat penting bahwa orang-orang melindungi diri mereka dengan benar baik di rumah maupun di tempat yang jauh ketika matahari kuat.

"Kami ingin mendorong orang untuk merangkul tampilan alami mereka dan melindungi kulit mereka dari kerusakan akibat sinar UV dengan mencari naungan, menutupi dan secara teratur menerapkan tabir surya dengan setidaknya SPF 15 dan empat atau lima bintang."

TAGS : Kanker Kulit Melanoma




TERPOPULER :