Rabu, 18/09/2019 02:42 WIB

Assad dan Rusia Diminta Hentikan Serang Rumah Sakit

Sekjen PBB mengutuk keras serangan yang menargetkan rumah sakit dan pekerja kesehatan di Idlib.
 

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan pidato selama Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Pada hari Jumat, ia mengumumkan UEA akan menjadi tuan rumah pertemuan persiapan menjelang KTT Iklim PBB

New York, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, mengecam keras serangan udara yang menyasar rumah sakit dan petugas kesehatan di barat laut Suriah.

Dilansir dari AnadoluGuterres, mendesak pemerintah di Suriah Bashar Al Assad dan sekutunya Rusia untuk menepati perjanjian Idlib.

Ia mengungkapkan salah satu rumah sakit terbesar di barat laut Suriah dan beberapa pusat kesehatan lainnya menjadi target serangan udara meski sebelumnya pihak-pihak telah memberitahukan koordinat tempat-tempat tersebut kepad pihak rezim dan Rusia.

Menurut pernyataan itu, Guterres mendesak pihak bertikai untuk menghormati hukum Hak Asasi Manusia (HAM) internasional serta melindungi warga sipil dan infrastruktur umum.

Guterres juga mengutuk keras serangan yang menargetkan rumah sakit dan pekerja kesehatan.

Lima warga sipil tewas dan 27 lainnya menderita luka-luka akibat serangan rezim Bashar al-Assad terhadap permukiman sipil di Zona De-eskalasi Idlib Kamis kemarin.

Sementara Rusia menyerang ambulans dan pusat pertahanan sipil (White Helmets) di Idlib.

TAGS : Rusia PBB Timur Tengah Antonio Guterres




TERPOPULER :