Kamis, 18/07/2019 18:44 WIB

Roket Vega Pembawa Satelit UEA Jatuh

Roket lepas landas pada pukul 21:53 EDT dari pelabuhan antariksa di Kourou, Guyana Prancis di pantai utara Amerika Selatan.

Roket Vega menabrak Samudra Rabu hanya beberapa menit setelah lepas landas. Foto oleh Jim Guillon / EPA-EFE

Jakarta, Jurnas.com - Roket Vega Eropa gagal hanya beberapa menit setelah peluncuran dan jatuh ke Samudra Atlantik di lepas pantai Guyana Prancis dan menghancurkan satelit pengintai.

Penyedia layanan peluncuran Prancis Arianespace mengatakan roket Vega 98-kaki gagal ketika mesin berbahan bakar padat dinyalakan. Kargo satelit diproduksi oleh Airbus dan diluncurkan ke luar angkasa atas nama Uni Emirat Arab.

Roket lepas landas pada pukul 21:53 EDT dari pelabuhan antariksa di Kourou, Guyana Prancis di pantai utara Amerika Selatan.

"Seperti yang telah Anda lihat, sekitar dua menit setelah lepas landas, di sekitar kunci kontak Z23 (tahap kedua), terjadi anomali besar, yang mengakibatkan hilangnya misi," kata wakil presiden eksekutif Arianespace, misi Luce Fabreguettes dikutip UPI.

"Atas nama Arianespace, saya ingin menyampaikan permintaan maaf kami yang terdalam kepada pelanggan kami atas hilangnya muatan mereka," tambahnya.

Mesin tahap kedua seharusnya ditembakkan selama 77 detik dan memberi jalan bagi roket tahap ketiga dan keempat berbahan bakar cairan. Komisi independen akan dibentuk untuk menyelidiki kegagalan tersebut. Data yang diunduh dari roket akan dianalisis untuk menemukan penyebab pasti kecelakaan itu.

"Dari analisis data penerbangan pertama, kami akan mendapatkan informasi yang lebih akurat dalam jam-jam mendatang, dan kami akan berkomunikasi dengan semua orang secepatnya," kata Fabreguettes.

Ini adalah pertama kalinya roket Vega gagal. Mereka telah beroperasi sejak 2012 dan membawa muatan 1.500 kilogram. Untuk penerbangan ini, muatannya adalah satelit Falcon Eye 1 yang akan memberikan citra untuk penggunaan militer dan komersial UEA.

UEA berencana untuk meluncurkan satelit lain, Falcon Eye 2, akhir tahun ini tetapi jadwal dapat berubah sekarang setelah kecelakaan.

TAGS : Roket Vega Uni Emirat Arab Kargo Satelit




TERPOPULER :