Rabu, 18/09/2019 16:49 WIB

Bantuan Pupuk dan Traktor Gratis Korban Banjir Sulsel

Lahan sawah yang terkena puso (gagal panen, Red) dan sudah terdaftar dalam asuransi pertanian akan diganti rugi 100 persen.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melepas bantuan korban banjir Sulawesi Selatan di Balai Litbang Pertanian Balisereal, Maros, Sabtu (15/6).

Maros, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan lahan yang terendam banjir bandang seluas 300 hektare di tujuh kabupaten di Sulawesi Selatan mendapatkan bantuan pupuk gratis dan traktor.

Demikian kata Menteri Pertanian (Mantan) Andi Amran Sulaiman di sela pelepasan bantuan kemanusian untuk korban banjir Sulawesi Selatan di Balai Litbang Pertanian Balisereal di Maros, Sabtu (15/6).

"Insyaallah, khusus yang terkena dampak banjir bandang 300 hektare, kami berikan pupuk gratis dan traktor. Bahkan, kami salurkan eskavator untuk membuat tanggul agar tidak terkena dampak lagi," ujar Amran.

Sementara itu, Amran juga memastikan, lahan sawah yang terkena puso (gagal panen, Red) dan sudah terdaftar dalam asuransi pertanian akan diganti rugi 100 persen.

"Semua yang terdaftar dalam asuransi, kami ganti rugi dan yang belum terdaftar dalam asuransi kami berikan bantuan pupuk dan bibit," ujar Amran.

Dari data Kementan yang diterima redaksi, bencana alam banjir yang melanda sejumlah kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan merendam areal pertanian, di antaranya padi, jagung dan kedelai.

Luas pertanaman padi yang terendam banjir di tujuh Kabupaten, yaitu Soppeng seluas 2.532 hektare, Wajo seluas 6.656 hektare, Sidrap seluas 4.269 hektare, Pinrang seluas 600 hektare, Enrekang seluas 205 hektare, Bone seluas 33 hektare dan Luwu seluas 121,30 hektare.

Sementara, total luas tanaman jagung yang terdampak bencana alam banjir sebesar 2.003,60 hektare, meliputi Soppeng 1.421,60 hektare dan Wajo 582 hektare. Tanaman kedelai yang terdampak bencana banjir seluas dua hektare di Soppeng.

TAGS : Asuransi Pertanian Bantuan Banjir Banjir Sulawesi Selatan




TERPOPULER :