Rabu, 21/08/2019 16:05 WIB

Gubernur Koster Konsultasi Uji Publik Rumuskan Pergub Tentang Energi Bersih

Gubernur Bali, Wayan Koster mengundang para praktisi, akademisi hingga media untuk ikut serta dalam konsultasi uji publik Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih.

Pemerintah Provinsi Bali undang praktisi, akademisi hinga media untuk Konsultasi Uji Publik Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih Konsultasi Uji Publik Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih

Bali, Jurnas.com - Gubernur Bali, Wayan Koster mengundang para praktisi, akademisi hingga media untuk ikut serta dalam konsultasi uji publik Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih.

Hal itu sebagai langkah memajukan visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" (Pola Pembangunan Semesta Berencana) menuju Bali Era Baru, khususnya misi ke-21 yaitu Mengembangkan Tata Kehidupan Krama Bali, Menata Wilayah dan Lingkungan yang Bersih, Hijau dan Indah.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali Ida Bagus Sudarsana mengatakan, kebijakan dan strategi yang diperlukan untuk membangun sistem Energi Bersih yang mandiri, berkeadilan dan berkelanjutan di daerah demi menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali sesuai dengan nilai-nilai Sad Kerthi dalam mewujudkan pulau Bali yang bersih, hijau dan indah.

"Rancangan Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih ini merupakan produk hukum paling inovatif dan pertama kali di Indonesia yang dibuat secara mandiri oleh Pemerintah Provinsi Bali," Jelas Koster seperti dibacakan oleh Sudarsana serta dimoderatori oleh Dr. Wayan Rideng, di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (11/).

Adapun beberapa hal yang akan diperhatikan dalam pergub ini adalah, pertama, pembangkit listrik wajib menggunakan bahan bakar Energi Bersih yaitu Gas Alam Cair dan Energi Terbarukan; kedua, menyiapkan Pusat Unggulan Energi Bersih (clean energy centre of excellence) untuk menciptakan SDM berbasis kompetensi bidang ESDM dan mengembangkan teknologi Energi Bersih.

Ketiga, memberikan peran kepada masyarakat, UMKM, Desa Adat dan Badan Usaha Milik Daerah untuk mengelola Energi Bersih baik secara mandiri dan/atau bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Nasional atau Swasta; keempat, mendorong bangunan pemerintah, komersil, industri termasuk hotel, restoran dan rumah tangga berkewajiban menggunakan Energi Bersih melalui atap panel surya maupun bangunan hijau.

Kelima, mendorong pemberdayaan sumber daya manusia lokal berbasis kompetensi bagi usaha-usaha di sektor Energi Bersih; dan yang keenam adalah memberikan insentif dan disinsentif dalam upaya efisiensi dan konservasi energi.

"Kearifan lokal yang bersandarkan 3 komponen utama di Bali, Alam Bali, Krama Bali dan Kebudayaan Bali sangat diperhatikan di sini sebagai perwujudan Ekonomi Gotong Royong dan Trisakti Bung Karno dimana melibatkan secara aktif peran serta masyarakat Bali dalam industri Energi Bersih, untuk itu kegiatan uji publik/konsultasi publik menjadi sangat penting untuk memperoleh masukan-masukan yang akan menyempurnakan rancangan peraturan gubernur nantinya," tutupnya.

TAGS : Info Bali Gubernur Bali Wayan Koster




TERPOPULER :