Senin, 22/07/2019 19:15 WIB

Jerman Angkat Tangan Analisis Kotak Hitam Pesawat Jenis Boeing 737 MAX

Begashaw menjelaskan, Ethiopia mengirim kotak hitam ke luar negeri karena negara itu tidak memiliki fasilitas untuk melakukan analisis rinci yang diperlukan.

Timsar sedang melakukan evakuasi di tempat jatuhnya Ethiopian Airlines, yang menewaskan seluruh penumpan 157 di dalamnya pada 10 Maret 2019 (Foto: Baz Ratner/Reuters)

Addis Ababa, Ethiopia - Kotak hitam yang ditemukan dari tempat jatuhnya Ethiopian Airlines akan dikirim ke Eropa untuk tahap penyelidikan lebih lanjut.

Penerbangan ET 302, menuju Nairobi dari Addis Ababa, jatuh pada Minggu (10/3), enam menit setelah lepas landas. Semua penumpang 157 orang yang terdiri dari 149 penumpang dan delapan awak di dalamnya tewas.

"Kotak hitam akan bawa ke Eropa. Maskapai dan biro investigasi saat ini bertemu untuk menentukan negara mana," kata juru bicara Ethiopian Airlines, Asrat Begashaw, kepada Al Jazeera pada Rabu (13/3) waktu setempat.

"Ada beberapa kemungkinan negara. Kami akan segera mengambil keputusan. Mungkin malam ini," sambungnya.

Begashaw menjelaskan, Ethiopia mengirim kotak hitam ke luar negeri karena negara itu tidak memiliki fasilitas untuk melakukan analisis rinci yang diperlukan untuk menentukan penyebab bencana yang terjadi hanya lebih dari 50 km di luar ibukota.

Sementara Ethiopia tidak mengkonfirmasi ke negara mana mereka akan mengirim kotak hitam, kemudian pada Rabu Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Jerman (BFU) menolak menganalisis kotak itu.

"Ini adalah jenis pesawat baru dengan kotak hitam baru, dengan perangkat lunak baru," kata juru bicara BFU, Germout Freitag.

"Kita tidak bisa melakukannya," sambungnya.

Kecelakaan itu adalah yang kedua yang melibatkan model Boeing 737 MAX 8 dalam lima bulan terakhir.

Pada Oktober, Lion Air Penerbangan 610 jatuh di Indonesia 10 menit setelah lepas landas, menewaskan 189 orang. Penyebab kecelakaan itu masih dalam penyelidikan.

TAGS : Lion Air Boeing 737 MAX Ethiopian Airlines




TERPOPULER :