Minggu, 22/09/2019 21:01 WIB

Kementan Rangkul Perempuan Bangun Sektor Pertanian

Amran mengungkapkan bahwa Indonesia butuh banyak perempuan pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu (13/2)

Bandung,Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi peran perempuan di sektor pertanian Indonesia. Putra Bone, Sulawesi Selatan itu pun mendorng agar perempuan terut serta membangun perekonomian Indonesia.

Itu disampaikan Amran pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu (13/2).

"Ada 49 persen perempuan di Indonesia. Kita butuh banyak perempuan pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. Memberdayakan perempuan, juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan Indonesia," jelas Amran.

Amran menyampaikan, pengusaha di bidang pertanian saat ini semakin dipermudah. Terbukti investasi dan ekspor jadi kunci pembangunan pertanian Indonesia semakin bergairah.

Amran menyebutkan, Kementan berhasil meningkatkan Investasi dari Rp29,3 triliun di 2013 menjadi 61,6 triliun, atau meningkat 110 persen.

Selain itu, lanjut Amran, tren ekspor pertanian secara nasional nilainya meningkat 29,7 persen, dari Rp384,9 di 2016 triliun menjadi Rp499,3 triliun pada 2018.

"Selain penyederhanaan regulasi, amanat presiden juga meminta penyederhanaan perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Jika dulu izin investasi bisa memakan waktu 3 tahun, sekarang surat-surat untuk izin investasi hanya butuh 3 jam," terang Amran.

Di hadapan para pengusaha perempuan, Amran juga membanggakan capaian inflasi pangan yang bisa ditekan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pangan pada 2013 11,71 persen, menjadi 1,26 persen 2017.

Indikator lain terkait kesejahteraan petani juga membaik: Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) membaik, sementara kemiskinan di desa menurun.

Sementara itu, Ketua IWAPI Nita Yudi menyampaikan bahwa acara yang bertajuk Pemberdayaan Perempuan dan Milenial dalam Industri 4.0 Bidang Pertanian Menuju Terwujudnya Agroindustri Pertanian Berkelanjutan tersebut dihadiri oleh 2.000 angota IWAPI, 14 Ketua DPD, dan 25 Ketua DPC IWAPI.

Menurutnya, IWAPI sudah mendapat bantuan bibit dari Kementan sejak 2017, beberapa daerah bahkan sudah berhasil mengembangkan angribisnisnya.

"Sesuai keinginan Bapak Presiden yang hadir pada Rakernas IWAPI pada Oktober 2018 lalu, kita butuh lebih banyak lagi perempuan pengusaha. Kerjasama denga Kementan ini adalah salah satu upaya untuk menuju peningkatan tersebut," papar Nita.

Dalam acara tersebut, Amran berkesempatan membagikan benih jeruk sebanyak 25 ribu pohon, benih jagung untuk 72 hektare, domba/kambing 500 ekor, dan 5 ribu ekor bibit ayam kampung/Day of Chicken (DoC).

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Jendral Hortikultura Suwandi, Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Nasrullah, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi UKM Yuana Setyowati, Direktur Komersial Bulog Judith Dipodiputro, dan Kepala Biro Produksi dan Industri Pemprov Jabar Taufik Garsadi.

TAGS : Bandung Perempuan Pengusaha Sektor Pertanian Kementerian Pertanian




TERPOPULER :