Senin, 10/08/2020 05:29 WIB

Pemolisian Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Brigjend Pol. Chryshnanda DL mengatakan, kemajuan teknologi di zaman milenial merambah ke semua lini. Sehingga semua sistem di era digital sering dikategorikan dalam bidang teknologi informasi.

Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Brigjend Pol. Chryshnanda DL

Jakarta, Jurnas.com – Perkembangan teknologi informasi dewasa ini menuntut setiap orang melakukan penyesuaian, tak terkecuali institusi kepolisian.

Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Brigjend Pol. Chryshnanda DL mengatakan, kemajuan teknologi di zaman milenial merambah ke semua lini. Sehingga semua sistem di era digital sering dikategorikan dalam bidang teknologi informasi.

Khusus di zaman milenial sekarang, kata Chyrshnanda, semua informasi dibutuhkan secara cepat, termasuk masalah lalu lintas. Milenial makin dimudahkan dalam memperoleh informasi apapun, termasuk masalah aturan atau tindakan terkait lalu lintas.

“Sistem-sistem teknologi yang dibangun memang untuk mengumpulkan informasi-informasi yang bisa diolah menjadi data,” ujar Chryshnanda pada Rabu (30/1) di Jakarta.

Dia menerangkan, informasi dari berbagai hal sangat kompleks dan bervariasi. Namun, secara prinsip yang mendasar dalam pendekatan pemolisian dapat dikategorikan menjadi tiga bagian besar.

“Ada tiga prinsip pendekatan pemolisian yang bisa dilakukan. Yang pertama yaitu berbasis wilayah atau area, yang kedua berbasis kepentingan atau fungsi atau dari aktifitas. Dan yang ke tiga berbasis dampak masalah,” terang dia.

Tatkala teknologi informasi dielaborasi pada pemolisian, lanjut dia, sistem pengumpulan informasi akan dianalisa menjadi data.

“Data merupakan konstruksi atau bangunan informasi dari berbagai kategori akan sesuatu yang berbasis wilayah maupun kepentingan. Ini informasi terstruktur dibangun sistematis, dapat dihubungkan secara holistik atau saling terkait dan menjadi suatu model,” tambah Chryshnanda.

Supaya maksimal, Chryshnanda memandang perlu dilengkapi sistem visual berupa peta, tabel grafik, diagram maupun gambar. Hal ini berguna untuk memprediksi, membuat antisipasi, dan solusi secara cepat tepat, akurat, transparan, dan mudah diakses.

TAGS : Teknologi Informasi Zaman Digital Korlantas Polri




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :