Sabtu, 24/10/2020 08:26 WIB

Puskesmas jadi Garda Depan Pelayanan Korban Bencana

Puskesmas menjadi garda terdepan untuk pelayanan kesehatan di wilayah terdampak bencana termasuk di pesisir Pantai Anyer.

Suasana di tenda pengungsian korban Tsunami Banten (Foto : Jurnas/Ig Seskab)

Banten - Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek meninjau lokasi tsunami di sekitar Pantai Carita, Pandeglang, pagi ini (24/12).

Hingga Minggu (23/12), Puskesmas Carita, Pandeglang, terus menerima korban bencana dengan total korban sebanyak 232 orang, korban meninggal sebanyak 65 orang dan luka-luka sebanyak 167 orang.

Pada malam harinya semua korban dievakuasi ke RSUD Pandeglang untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Korban rata-rata merupakan para wisatawan yang sedang berlibur.

“Kami dari kesehatan merupakan garda terdepan untuk membantu para korban. Di Puskesmas Carita ini menerima 65 jenazah kemudian ada 167 yang membutuhkan pertolongan,” kata Nila.

Puskesmas ini, kata Menkes, sebenarnya hanya garda terdepan untuk pelayanan kesehatan sehingga tidak mungkin semua tingkat kesulitan dalam melakukan pelayanan kesehatan dilakukan di Puskesmas. Sehingga, digunakanlah sistem rujukan.

“Dari sini kita rujuk ke rumah sakit, dan rumah sakit terdekat di sini adalah rumah sakit Pandeglang,” kata Menkes.

Terkait bantuan, sudah banyak yang dikirimkan seperti kantong jenazah, obat, alat kesehatan, dan untuk di pengungsian juga telah diberikan biskuit makan tambahan (PMT) untuk korban bencana.

PMT didapat dari buffer stock masing-masing dinas kesehatan di Banten. Dari pusat juga telah mengirimkan PMT untuk para korban taunami di pengungsian

TAGS : Layanan Puskesmas Tsunami Banten Kementerian Kesehatan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :