Selasa, 07/04/2020 17:52 WIB

TSUNAMI SELAT SUNDA

Cak Imin: Keluarga Besar PKB Sangat Berduka

Korban meninggal dunia akibat tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda, khususya di daerah Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan tercatat mencapai 168 orang meninggal dunia.

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar

Jakarta - Korban meninggal dunia akibat tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda, khususya di daerah Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan tercatat mencapai 168 orang meninggal dunia.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyampaikan ucapan duka cita terhadap seluruh korban tsunami yang meninggal dunia.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya, kita semua keluarga besar PKB sangat berduka dan kita semua sedang mengalami musibah tsunami di Banten, Lampung, dan Selat Sunda," kata Cak Imin, melalui akun twitternya di @cakimiNow, Minggu (23/12).

Secara khusus, Cak Imin memanjatkan doa kepada seluruh para korban serta keluarga yang meninggal dunia dalam bencana tsunami tersebut.

"Kita doakan semoga seluruh yang meninggal dunia diampuni segala dosa-dosanya, diterima semua amal ibadahnya oleh Allah. Doa tulus dan dalam kita panjatkan untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan, kesabaran, dan kekuatan," tutur Cak Imin.

Diketahui, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga siang ini, 168 orang meninggal dunia, sebanyak 745 orang terluka dan 30 orang lainnya hilang. Korban meninggal paling banyak di Pandeglang.

"Hingga Minggu, 23 Desember 2018, pukul 13.00 WIB, total jumlah korban meninggal 168 orang meninggal dunia," kata Sutopo, saat jumpa pers, Minggu, 23/12).

Selain korban jiwa, dampak tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda, khususya di daerah Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang juga mengakibatkan sejumlah hotel dan rumah roboh.

TAGS : Tsunami Anyer Selat Sunda Korban Meninggal




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :