Minggu, 19/05/2019 19:46 WIB

Khashoggi Masuk Kategori Person of the Year Majalah Time

Jamal Khashoggi masuk kategori Person of the Year versi Majalah Time

Wartawan terkemuka dari Arab Saudi, Jamal Khashoggi (Foto: Osman Orsal/Reuters)

Washington - Majalah Time memberikan penghargaan kepada sebuah surat kabar dan empat wartawan, termasuk kolumnis Arab yang dibunuh oleh Washington Post, Jamal Khashoggi, sebagai Person of the Year.

The Capital Gazette di negara bagian Amerika Serikat (AS), Maryland Annapolis, dua wartawan Reuters, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, wartawan Filipina Maria Ressa, serta Khashoggi, diakui sebagai "Penjaga" kebenaran, pemimpin redaksi Time Edward Felsenthal mengumumkan pada Selasa, (11/12).

"Mereka adalah perwakilan dari petarung dari sekian banyak orang lain di seluruh dunia yang mempertaruhkan semuanya untuk menceritakan kisah tentang waktu kita," tulis Felsenthal dalam sebuah esai berjudul The Guardians dan Perang Kebenaran.

"Waktu memilih mereka untuk mengambil risiko besar dalam mengejar kebenaran yang lebih besar, untuk pencarian yang tidak sempurna tetapi penting untuk fakta-fakta bagi wacana sipil, untuk berbicara dan berbicara," sambungnya, dilansir dari Al Jazeera.

Surat kabar Capital Gazette, kehilangan empat wartawan dan seorang asisten marketing bulan Juni saat seorang pria bersenjata memasuki ruang berita mereka dan melepaskan tembakan.

Khashoggi, yang terbunuh dua bulan lalu di konsulat Saudi di Istanbul Turki, adalah orang pertama yang dicalonkan oleh majalah post-mortem, kata Felsenthal.

"Sangat jarang bahwa pengaruh seseorang tumbuh sangat dalam kematian," katanya tentang Khashoggi.

"Pembunuhannya telah mendorong pengkajian ulang secara global terhadap putra mahkota Saudi dan pandangan yang sangat lama ditunggu-tunggu pada perang yang menghancurkan di Yaman," tambahnya.

Kedua wartawan Reuters telah dipenjara selama hampir satu tahun di Myanmar setelah menyelidiki pembantaian Rohingya.

Ressa adalah jurnalis Filipina pemenang penghargaan yang, bersama dengan layanan berita online yang dipimpinnya, Rappler, telah dituntut karena penggelapan pajak.

Situs webnya telah kritis terhadap pemerintahan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, dan mengatakan tuduhan itu bermotif politik. Ia mengatakan kepada Al Jazeera dari Manila bahwa nominasi menunjukkan "betapa sulitnya menjadi seorang jurnalis".

"Tahun ini kita tidak bisa melepaskan diri dari impunitas dan pembunuhan brutal Khashoggi, pemenjaraan jurnalis Reuters dan tantangan yang kita hadapi di sini (di Filipina), apa yang terjadi di Amerika Serikat," katanya.

"Jurnalis diserang baik online maupun di dunia nyata dan bahaya dunia nyata ini adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan untuk dapat melakukan pekerjaan kita," sambungnya.

TAGS : Jamal Khashoggi Pembunuhan Wartawan Majalah Time




TERPOPULER :