Minggu, 17/01/2021 00:12 WIB

Ini Jawaban Masa Depan Bisnis Ritel di Indonesia

Pemasaran secara ritel atau konvensional bersaing ketat dengan pemasaran secara online. Bagaimana nasib penjualan secara ritel?

Pembicara dalam diskusi bahasan tentang masa depan bisnis ritel di Indonesia. (Foto : Jurnas/Ginting)

Jakarta- Perkembangan teknologi digital yang semakin masif telah memberikan banyak pengaruh terhadap pola transaksi bisnis, khususnya bisnis ritel di Tanah Air. Di sinilah para pelaku usaha dituntut lebih kreatif dalam mengembangkan pola bisnis, khususnya ketika era disruptif menjadi sebuah keniscayaan yang tak bisa lagi dihindari di masa kini.

Persoalan inilah yang akan menjadi bahasan dalam IndoSterling Forum 4rd. Forum yang akan digelar pada Selasa (30/10) di Re-Work Co Working Place FX Plaza Jakarta ini akan menghadirkan sejumlah pembicara kompeten untuk mengulasnya. Diantaranya adalah Sofian Lusa mewakili dari kalangan pelaku e-commerce, Satria Hamid (Vice President Corporate Communication Transmart Carrefour) serta Dr Hargo Utomo dari Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (MM UGM).

"Harapan kami pada ISF 4rd ini akan memberikan insight bagaimana para pelaku bisnis menyikapi tantangan di era disruptif ini," kata William Henley, founder dari IndoSterling Capital, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (30/10) di FX Plaza, Senayan, Jakarta Pusat.

William mengatakan perkembangan teknologi yang semakin canggih telah mengubah gaya hidup dan perilaku konsumen dalam berbelanja. "Perubahan ini tentunya harus bisa disikapi secara jeli oleh para pebisnis," ujarnya.

Deasy Sutedja, corporate communication manager IndoSterling, menjelaskan ISF 4rd ini hadir dengan tema "Sigap Menyikapi Era Disrupsi: Bagaimana Industri Retail Bertahan di Masa Kejayaan e-Commerce". Tema ini dipilih, kata dia, untuk memberikan pemahaman sekaligus solusi dalam menghadapi era disruptif yang semakin nyata di masa kini.

"Saat ini kehadiran teknologi digital dan produk turunannya telah menjadi bagian dari gaya hidup manusia modern masa kini. Kita tak bisa lagi menolak. Di sinilah tantangan yang harus direspons oleh para pelaku usaha," jelasnya.

Para pembicara yang dihadirkan dalam forum kali ini, kata Deasy, diharapkan memberikan pemaparan secara solutif dalam menghadapi perubahan zaman, khususnya di era disruptif seperti sekarang. Ia juga menambahkan dalam forum ini hadir juga para pelaku usaha serta masyarakat umum yang menaruh minat terhadap tantangan usaha.

"Forum ini terbuka untuk umum. Kami berharap para pembicara yang tampil di forum kali ini akan memberikan input-input yang menarik, tak hanya kepada audiens umum tapi juga kepada para pelaku bisnis," ujarnya.

IndoSterling Forum merupakan ruang diskusi ekonomi yang digagas oleh IndoSterling. Forum ini mengulas dan membahas isu-isu terkini yang berkaitan dengan ekosistem bisnis Tanah Air.

Dalam ISF pertama, topik yang dibahas tentang peluang investasi dengan hadirnya ajang multievent Asian Games 2018. Lalu, ISF kedua menghadirkan topik tentang bisnis UKM. Sedangkan pada ISF tiga mengulas mengenai calon pemimpin Indonesia yang berpihak pada ekonomi rakyat.

TAGS : Williem Henley IndoSterling




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :