Senin, 15/10/2018 20:25 WIB

Saudi Tepis Terlibat "Pembantaian" Ahvaz

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, pasukan bersenjata itu dibayar Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Riyal Arab Saudi atau SAR (Foto: Labbaik)

Riyadh – Pemerintah Arab Saudi membantah mendukung pasukan bersenjata yang menewaskan 29  pada acara parade militer peringatan Perang Iran-Irak di Ahvaz, Iran, Sabtu  kemarin (22/9).

Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, pasukan bersenjata itu dibayar Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

"Arab Saudi menolak dan mengutuk tuduhan palsu para pejabat Iran yang menyebut Arab Saudi mendukung peristiwa yang terjadi di Iran Sabtu lalu," tulis kantor berita Arab Saudi, SPA mengutip pernyataan kementerian luar negeri negara tersebut.

"Kebijakan Arab Saudi jelas, yaitu tidak ikut campur tangan dalam urusan domestik negara lain. Rezim Iran, sebaliknya, mencampuri urusan tetangganya dan merupakan sponsor utama terorisme di Timur Tengah dan dunia," sambungnya.

Wakil kepala Pengawal Revolusi Iran juga menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel terlibat dalam insiden itu. Ia mengatakan, kedua negara itu akan mendapatkan respon yang setimpal.

Arab Saudi dan Iran, keduanya super kekuatan minyak . Sejak dulu mencari perhatian di Timur Tengah, mendukung pihak yang berseberangan dalam konflik di Suriah, Yaman, Irak dan Lebanon.

Sabtu sebelumnya, angota bersenjata menembaki para pejabat yang berkumpul untuk menyaksikan pawai tahunan, memperingati dimulainya perang Iran tahun 1980-1988 dengan Irak.

TAGS : Iran Amerika Serikat Arab Saudi Ahvaz




TERPOPULER :