Minggu, 22/09/2019 18:58 WIB

CEO Starbucks Mengundurkan Diri

Schultz diperkirakan akan mengundurkan diri pada 26 Juni setelah hampir empat dekade bersama perusahaan, termasuk sekitar 30 tahun sebagai CEO.

Howard Schultz, CEO Starbucks (foto: google)

Jakarta - Howard Schultz berencana untuk mundur sebagai ketua eksekutif Starbucks dan menyerahkan jabatannya di dewan direksi akhir bulan ini.

Schultz diperkirakan akan mengundurkan diri pada 26 Juni setelah hampir empat dekade bersama perusahaan, termasuk sekitar 30 tahun sebagai CEO.

"Saya berangkat untuk membangun perusahaan yang ayah saya, pekerja kerah biru dan veteran Perang Dunia II, tidak pernah memiliki kesempatan untuk bekerja," kata Schultz dalam sepucuk surat yang dikirim ke mitra Starbucks masa lalu dan sekarang.

"Bersama-sama kami telah melakukan itu, dan lebih banyak lagi, dengan menyeimbangkan profitabilitas dan kesadaran sosial, kasih sayang dan ketelitian, serta cinta dan tanggung jawab," tambahnya.

Schultz bergabung dengan Starbucks sebagai direktur pemasaran pada tahun 1981, meninggalkan tahun 1985 untuk memulai kedai kopi sendiri - Il Giornale. Dia membeli merek Starbucks dan toko-tokonya pada tahun 1986 dan mengambil perusahaan itu pada tahun 1992.

Selama ia menjadi pemilik perusahaan, Starbucks tumbuh dari 11 toko menjadi lebih dari 28.000 di 77 negara. Pada April 2017, Schultz mengumumkan ia akan mundur sebagai CEO untuk menjadi ketua eksekutif, mengangkat Presiden dan Chief Operating Officer Kevin Johnson ke posisi teratas.

"Tidak ada kata-kata untuk mengucapkan terima kasih kami sepenuhnya kepada Howard atas perusahaan luar biasa yang ia bangun," kata Johnson, yang juga anggota dewan direksi.

"Dia membantu Starbucks mendapatkan penghormatan jutaan orang di seluruh dunia dengan selalu setia pada panggilan yang lebih tinggi, dan selalu berani menciptakan masa depan yang lebih baik. Dia mengajarkan kita semua bahwa mungkin menjadi perusahaan publik yang sangat berbeda."

TAGS : Starbucks CEO Howard




TERPOPULER :