Rabu, 02/12/2020 19:46 WIB

Kereta Kilat Yerusalem -Tel Aviv Mulai Diujikan

Katz berjanji akan mulai beroperasi pada malam Paskah, 30 Maret, dengan satu kereta per jam di satu jalur. 

Kereta Cepat Yerusalem (foto:upi.com)

Jakarta - Kereta listrik berkecepatan tinggi antara Yerusalem dan Tel Aviv melakukan uji coba pertamanya pada Selasa (16/01), membawa seorang pejabat Israel dan beberapa wartawan.

Kereta api ini dirancang untuk mengambil 28 menit dari stasiun Navon yang baru di Yerusalem ke Stasiun Kereta Api Hahagana di Tel Aviv, dekat Bandara Ben Gurion.

Sebelumnya, kereta lama menghabiskan waktu 78 menit untuk menempuh rute tersebut dan dibangun pada masa Kesultanan Ottoman. Uji coba yang dilakukan Selasa berjalan sejauh 3,1 mil dan bukan 35 mil.

"Kami menghubungkan Yerusalem dan menghubungkan sejarah Yerusalem," kata Menteri Perhubungan Israel Katz kepada wartawan dilansir UPI.

"Saya memutuskan untuk menyediakan jalur kereta api yang cepat ke Jerusalem King David Railways setelah Raja Daud, yang menaklukkan Yerusalem dan mengubahnya menjadi ibu kota Israel" - lebih dari 3.000 tahun yang lalu.

Katz berjanji akan mulai beroperasi pada malam Paskah, 30 Maret, dengan satu kereta per jam di satu jalur.  Namun pada akhirnya akan meningkat menjadi enam kereta per jam di dua jalur.

Setelah tiga bulan pertama melakukan perjalanan bebas, penumpang akan menerima diskon 50 persen sampai jalur selesai.

Jalur tersebut mencakup jalur ganda melalui lima terowongan pada jarak 24 mil dan delapan jembatan. Salah satu terowongan adalah 4,7 mil, terpanjang di Israel.

"Saya mendesak Israel Railways untuk mempersingkat jadwal untuk menyelesaikan proyek, sambil mempertahankan keamanan maksimal," kata Katz.

Proyek kereta api, yang diperkirakan menghabiskan biaya 1,8 miliar dollar telah direncanakan sejak tahun 2001. Pada akhir Desember, Katz mengumumkan rencana untuk memperpanjang jalur kereta ke Kota Tua.

Katz juga mengatakan bahwa stasiun yang paling dekat dengan Tembok Barat akan dinamai menurut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang telah mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan berjanji untuk memindahkan kedutaan AS di sana.

TAGS : Yerusalem Kereta Cepat Israel Palestina




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :