Selasa, 20/10/2020 05:09 WIB

Trump Geram Disebut Bersahabat dengan Kim Jong un

Komentar Trump tersebut dianggap penting karena dalam beberapa bulan terakhir, Trump mencemooh pemimpin Korea Utara sebagai

Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un

Palm Beach - Presiden Amerika Serikat Donald Trump geram atas laporang Wall Street Journal (WSJ) yang menyebut dirinya memiliki hubungan sangat baik dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

"Saya punya hubungan baik dengan Kim Jong un dengan syarat tertentu," bunyi laporan tersebut mengutip pernyataan Trump dalam wawancara dengan WSJ, Kamis (11/1) lalu, dilansir dari Reuters, Senin (15/1).   

Gedung Putih merilis sebagian audio dari wawancara yang mengatakan bahwa Trump berkata "Saya mungkin." WSJ merilis suaranya sendiri yang menurutnya mendukung versi kejadiannya.

Komentar Trump tersebut dianggap penting karena dalam beberapa bulan terakhir, Trump mencemooh pemimpin Korea Utara sebagai "maniak" dan menyebutnya sebagai "manusia roket." Sementara Kim Jong un menyebutnya presiden pikun.

Kim Jong un memperingatkan Amerika Serikat bahwa ia bermaksud untuk membangun sebuah gudang senjata nuklir yang mampu memukul Amerika Serikat, yang memicu ancaman tindakan militer oleh Washington.

Dalam wawancara Wall Street Journal, Trump ditanya apakah ia telah berbicara dengan pemimpin Korea Utara. "Saya tidak ingin mengomentarinya. Saya tidak mengatakan saya punya atau tidak. Saya hanya tidak mau berkomentar," katanya.

"Jelas saya tidak mengatakan itu," kicau Trump.

"Saya bilang `Saya akan memiliki hubungan baik dengan Kim Jong Un,` perbedaannya sangat besar. Untungnya kita sekarang merekam percakapan dengan wartawan, dan mereka tahu persis apa yang saya katakan dan maksudkan. Mereka hanya menginginkan sebuah Cerita.  BERITA PALSU!," kicau Trump

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan terjadi kegagalan untuk meminta pihak WSJ memperbaiki kutipan yang dimuatnya. "Alasan ada penundaan adalah karena kami memiliki beberapa panggilan dan email dengan WSJ, mulai Jumat pagi, meminta mereka untuk mengeluarkan koreksi. Mereka menolak dan jadi kami menyingkirkan klarifikasi kami sendiri," kata pejabat tersebut.

TAGS : Donald Trump Kim Jong un




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :